<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>STUDENTS INTERNSHIP REPORT (EE)</title>
<link href="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/63" rel="alternate"/>
<subtitle>Collections of Electrical Engineering Students' Internship Report</subtitle>
<id>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/63</id>
<updated>2026-05-01T10:47:15Z</updated>
<dc:date>2026-05-01T10:47:15Z</dc:date>
<entry>
<title>PENERAPAN SISTEM DCS (DISTRIBUTED  CONTROL SYSTEM) SEBAGAI SISTEM  PENGENDALI UTAMA PADA HOTWELL  PUMP DAN GAS EXTRACTION DI UNIT 4  PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY  KAMOJANG</title>
<link href="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15774" rel="alternate"/>
<author>
<name>Geo, Sebastian</name>
</author>
<id>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15774</id>
<updated>2026-04-15T08:10:19Z</updated>
<published>2026-02-23T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PENERAPAN SISTEM DCS (DISTRIBUTED  CONTROL SYSTEM) SEBAGAI SISTEM  PENGENDALI UTAMA PADA HOTWELL  PUMP DAN GAS EXTRACTION DI UNIT 4  PT. PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY  KAMOJANG
Geo, Sebastian
Sistem Distributed Control System (DCS) &#13;
merupakan komponen penting dalam otomasi industri untuk &#13;
meningkatkan efisiensi dan keandalan operasi. Penelitian ini &#13;
menganalisis implementasi DCS pada sistem Hotwell Pump dan &#13;
Gas Extraction di Unit 4 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi &#13;
(PLTP) Kamojang. Tujuannya adalah mengevaluasi efektivitas &#13;
integrasi DCS dalam meningkatkan keandalan operasional, &#13;
mengurangi risiko kegagalan, dan mempermudah monitoring &#13;
proses. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan DCS mampu &#13;
mengurangi waktu respon operator terhadap anomali sistem, &#13;
meningkatkan akurasi data proses, dan mempermudah &#13;
pengambilan keputusan melalui visualisasi data secara real-time. &#13;
Studi ini merekomendasikan optimalisasi parameter kontrol DCS &#13;
untuk memaksimalkan efisiensi sistem.
</summary>
<dc:date>2026-02-23T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>MAINTENANCE GENERATOR SET CATTERPILLAR 3512 PADA PENGOPERASIAN DRILLING RIG PT. PERTAMINA DRILLING SERVICES INDONESIA</title>
<link href="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15770" rel="alternate"/>
<author>
<name/>
</author>
<id>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15770</id>
<updated>2026-04-06T04:56:56Z</updated>
<published>2026-01-07T00:00:00Z</published>
<summary type="text">MAINTENANCE GENERATOR SET CATTERPILLAR 3512 PADA PENGOPERASIAN DRILLING RIG PT. PERTAMINA DRILLING SERVICES INDONESIA
</summary>
<dc:date>2026-01-07T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>PELAKSANAAN MAINTENANCE SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG DAN AREA FASILITAS PERTAMINA SIMPRUG JAKARTA</title>
<link href="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15766" rel="alternate"/>
<author>
<name>Immanuel, Rodito</name>
</author>
<id>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15766</id>
<updated>2026-03-04T07:55:41Z</updated>
<published>2026-03-02T00:00:00Z</published>
<summary type="text">PELAKSANAAN MAINTENANCE SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG DAN AREA FASILITAS PERTAMINA SIMPRUG JAKARTA
Immanuel, Rodito
Sistem kelistrikan merupakan elemen vital dalam mendukung keberlangsungan operasional gedung dan area fasilitas pada perusahaan berskala besar. Gangguan sistem kelistrikan dapat menimbulkan dampak berupa terhentinya aktivitas operasional, risiko keselamatan kerja, serta kerugian material [1], [2]. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan maintenance yang terencana dan berkelanjutan. Artikel ini membahas pelaksanaan maintenance sistem kelistrikan pada gedung dan area fasilitas Pertamina Simprug Jakarta berdasarkan kegiatan kerja praktik. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance yang terstruktur serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mendukung kontinuitas operasional fasilitas.
</summary>
<dc:date>2026-03-02T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>STUDI MAINTENANCE GARDU INDUK TEGANGAN TINGGI (GITT) 150kV Ampel PT WIKA BOYOLALI</title>
<link href="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15749" rel="alternate"/>
<author>
<name>Rajagukguk, Andromeda Josua Alfredo</name>
</author>
<id>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15749</id>
<updated>2026-02-24T07:37:14Z</updated>
<published>2026-02-19T00:00:00Z</published>
<summary type="text">STUDI MAINTENANCE GARDU INDUK TEGANGAN TINGGI (GITT) 150kV Ampel PT WIKA BOYOLALI
Rajagukguk, Andromeda Josua Alfredo
Pada Gardu Induk, PMT merupakan komponen paling penting, koordinasi antar bagian PMT harus lebih diperhatikan. Salah satu gangguan pada PMT adalah tingginya nilai tahanan kontak dan tidak serempaknya ketika proses Open-Close. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perawatan apa aja yang ada pada PMT dimana salah satunya adalah pengujian keserempakan untuk mengamati tingkat keserempakan antar fasa, tujuan dilakukan pemeliharaan peralatan listrik tegangan tinggi adalah untuk menjamin kontinuitas penyaluran tenaga listrik dan menjamin keandalan, serta memperpanjang umur peralatan dengan mengurangi kerusakan peralatan. Oleh karena itu pemeliharaan terhadap komponen ini sangatlah penting untuk dilakukan agar Gardu Induk dapat bekerja secara optimal dan tidak mendapat kerusakan.
</summary>
<dc:date>2026-02-19T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
