<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/114">
<title>STUDENTS PAPER (ME)</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/114</link>
<description>Collections of Mechanical Engineering Students' Paper</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15751"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14967"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14966"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14953"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-18T10:49:49Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15751">
<title>ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPOSIT BERBASIS  SERAT KULIT BUAH PINANG DENGAN MATRIKS  RESIN EPOKSI</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15751</link>
<description>ANALISIS SIFAT MEKANIK KOMPOSIT BERBASIS  SERAT KULIT BUAH PINANG DENGAN MATRIKS  RESIN EPOKSI
Sarena, Putra
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perlakuan kimia &#13;
menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dan asam asetat (CH₃COOH), serta &#13;
variasi fraksi volume serat terhadap sifat mekanik komposit berbasis serat kulit buah pinang &#13;
dengan matriks resin epoxy. Serat kulit buah pinang digunakan sebagai bahan penguat &#13;
alami karena memiliki kandungan selulosa yang tinggi, densitas rendah, serta ketersediaan &#13;
yang melimpah sehingga berpotensi menjadi alternatif pengganti serat sintetis pada &#13;
material komposit. &#13;
&#13;
Proses penelitian diawali dengan ekstraksi serat dari kulit buah pinang, kemudian &#13;
dilakukan dua jenis perlakuan kimia, yaitu alkalisasi menggunakan larutan NaOH 5% dan &#13;
asetilasi menggunakan larutan CH₃COOH 5%. Perlakuan ini bertujuan untuk &#13;
menghilangkan lignin dan hemiselulosa, memperbaiki kekasaran permukaan, serta &#13;
meningkatkan kemampuan adhesi antara serat dan matriks resin epoxy. Serat yang telah &#13;
diperlakukan kemudian dicampurkan dengan resin epoxy dan katalis sesuai variasi fraksi &#13;
volume serat tertentu untuk menghasilkan spesimen komposit. &#13;
&#13;
Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik, uji lentur, dan uji kekerasan guna &#13;
mengevaluasi pengaruh jenis perlakuan dan variasi fraksi serat terhadap kekuatan mekanik &#13;
komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perlakuan alkalisasi maupun asetilasi &#13;
mampu meningkatkan adhesi antarmuka serat–matriks, dengan perlakuan alkali &#13;
memberikan peningkatan kekuatan tarik yang lebih signifikan. Peningkatan fraksi volume &#13;
serat hingga batas optimum juga meningkatkan kekuatan mekanik komposit, namun fraksi &#13;
berlebih menyebabkan terbentuknya void dan menurunkan homogenitas material. &#13;
&#13;
Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serat kulit buah &#13;
pinang yang diberi perlakuan kimia memiliki potensi besar sebagai bahan penguat alami &#13;
dalam komposit berbasis resin epoxy. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi &#13;
terhadap pengembangan material komposit ramah lingkungan yang mendukung &#13;
pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah.
</description>
<dc:date>2026-02-24T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14967">
<title>Pengaruh Alkalisasi dan Asetilasi serat pelepah Pisang terhadap sifat mekanik material komposit bermatriks Epoksi</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14967</link>
<description>Pengaruh Alkalisasi dan Asetilasi serat pelepah Pisang terhadap sifat mekanik material komposit bermatriks Epoksi
aid Rahman, 102220095. Pengaruh Alkalisasi dan Asetilasi serat pelepah Pisang terhadap sifat mekanik material komposit bermatriks Epoksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan pada alkali NaOH pada serat pelepah pisang dan terhadap sifat material bermatriks epoksi dan untuk mengetahui pengaruh komposisi serat pelepah pisang dan terhadap sifat mekanik komposit bermatriks epoksi dengan menggunakan cetakan D638 type 2. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Untuk mencapai tujuan penelitian pada kali ini, karakterisasi serat dan komposit yang dilakukan adalah pengujian FT-IR (Fourier Transform-Infrared), Uji Tarik dengan metode Hand-Layup, dan juga uji SEM (Scanning Electron Microscope). Setelah semua pengujian dilakukan dan didapatkan data, data menunjukkan bahwa perlakuan alkalisasi dan asetilasi pada serat pisang dapat meningkatkan kekuatan sifat mekanik dari komposit, karena nilai dari kekuatan serat yang di alkali lebih tinggi dari pada serat yang tidak diberi perlakuan alkalisasi dan asetilasi.
</description>
<dc:date>2025-08-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14966">
<title>ANALISIS KEKUATAN MEKANIK KOMPOSIT BERMATRIKS RESIN EPOKSI DENGAN PENGUAT KULIT SALAK</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14966</link>
<description>ANALISIS KEKUATAN MEKANIK KOMPOSIT BERMATRIKS RESIN EPOKSI DENGAN PENGUAT KULIT SALAK
Anugrah, Putra
Putra Anugrah, 102220054. Analisis Kekuatan Mekanik Komposit Bermatriks Resin Epoksi Dengan Penguat Serbuk Kulit Salak.&#13;
Analisis kekuatan mekanik komposit berbasis resin epoksi dengan penambahan serat kulit salak sebagai bahan penguat alami. Serat kulit salak diproses melalui tiga perlakuan berbeda, yaitu tanpa perlakuan, perendaman dalam larutan NaOH, dan perendaman dalam larutan CH₃COOH, masing-masing dengan konsentrasi 5% dan 10%. Komposit dibuat dengan metode hand lay-up menggunakan variasi fraksi massa serat sebesar 10%, 15%, dan 20%. Pengujian tarik dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan komposisi serat terhadap kekuatan tarik material. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan alkali 10% menghasilkan tegangan tarik tertinggi sebesar 18,85 MPa pada fraksi massa 20%, diikuti oleh perlakuan asam dan spesimen tanpa perlakuan. Perlakuan NaOH terbukti paling efektif dalam meningkatkan adhesi antara serat dan matriks, yang berkontribusi terhadap peningkatan kekuatan tarik. Sebaliknya, serat tanpa perlakuan menghasilkan nilai kekuatan tarik yang paling rendah. Dengan demikian, kombinasi perlakuan kimia dan komposisi serat yang tepat sangat berpengaruh terhadap performa mekanik komposit yang dihasilkan.
</description>
<dc:date>2025-01-15T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14953">
<title>Pengaruh Variasi Banyak Channel, Dimensi Channel,  Dan Laju Aliran Massa Terhadap Manajemen Termal  Pada Sistem Pendingin Sel Baterai Lithium-Ion Dengan  Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14953</link>
<description>Pengaruh Variasi Banyak Channel, Dimensi Channel,  Dan Laju Aliran Massa Terhadap Manajemen Termal  Pada Sistem Pendingin Sel Baterai Lithium-Ion Dengan  Metode Computational Fluid Dynamics (CFD)
Septiarman, Muhammad Rafiqal
102221003.Muhammad Rafiqal Septiarman. Peningkatan kebutuhan energi global, terutama di &#13;
sektor transportasi, mendorong pengembangan kendaraan listrik (EV) sebagai solusi untuk &#13;
mengurangi emisi karbon. Namun, penggunaan baterai Lithium-Ion pada EV memiliki tantangan &#13;
tersendiri, yaitu tingginya suhu yang dihasilkan selama pengoperasian, yang dapat menyebabkan &#13;
penurunan performa hingga risiko thermal runaway. Oleh karena itu, sistem manajemen termal yang &#13;
efektif menjadi sangat penting untuk menjaga suhu operasi baterai tetap optimal. Penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menganalisis pengaruh banyak channel, dimensi channel, dan laju aliran massa &#13;
fluida pada sistem pendingin berbasis cooling plate terhadap penurunan temperatur maksimum &#13;
baterai Lithium-Ion tipe pouch-cell. Metode yang digunakan adalah simulasi numerik menggunakan &#13;
Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent 2024 R2, dan analisis &#13;
statistik dilakukan menggunakan pendekatan Design of Experiment (DOE). Hasil simulasi &#13;
menunjukkan bahwa menambah jumlah channel dari 3 menjadi 7 dapat menurunkan temperatur &#13;
maksimum permukaan baterai dari 307,78 K menjadi 307,21 K dan mengurangi pressure drop dari &#13;
61.999,9 Pa menjadi 51.007,6 Pa, meskipun laju perpindahan panas sedikit menurun dari 325,28 W &#13;
menjadi 301,63 W akibat berkurangnya kecepatan aliran. Selain itu, memperbesar dimensi channel &#13;
dari 3 mm menjadi 9 mm juga menurunkan temperatur maksimum dari 307,78 K menjadi 307,35 K &#13;
dan menurunkan pressure drop secara signifikan dari 61.999,9 Pa menjadi 28.992,1 Pa, dengan laju &#13;
perpindahan panas yang juga menurun dari 325,28 W menjadi 307,35 W. Namun, perubahan yang &#13;
paling signifikan terjadi saat laju aliran massa dinaikkan dari 0,0001 kg/s menjadi 0,01 kg/s, yang &#13;
mampu menurunkan temperatur maksimum dengan cukup besar, dari 333,48 K menjadi 307,22 K. &#13;
Kenaikan laju aliran ini juga menyebabkan pressure drop meningkat tajam, dari 91,61 Pa menjadi &#13;
26.187,4 Pa, sekaligus meningkatkan laju perpindahan panas secara signifikan dari 14,00 W menjadi &#13;
302,00 W. Dari analisis statistik, laju aliran massa terbukti menjadi faktor paling berpengaruh dalam &#13;
menurunkan temperatur maksimum baterai, dibuktikan dengan nilai t-value di atas 2 dan p-value di &#13;
bawah 0,05 pada berbagai model analisis yang digunakan.
</description>
<dc:date>2025-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
