<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/64">
<title>DISSERTATIONS AND THESES (EE)</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/64</link>
<description>Collections of Electrical Engineering Students' Dissertations and Theses</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15655"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15654"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15603"/>
<rdf:li rdf:resource="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15601"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-04T15:36:14Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15655">
<title>SISTEM MONITORING AIR PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR KOLAM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA IKAN LELE</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15655</link>
<description>SISTEM MONITORING AIR PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR KOLAM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA IKAN LELE
Miftahul Rizky, Ficky
Kualitas air merupakan faktor kunci dalam keberhasilan budidaya ikan lele. Parameter penting seperti pH dan suhu harus dijaga dalam rentang optimal agar pertumbuhan dan kesehatan ikan tetap terjaga. Dalam tugas akhir ini, dirancang sebuah sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) dengan dukungan teknologi komunikasi LoRa (Long Range) untuk pemantauan pada instalasi kolam budidaya ikan lele.Sistem ini mengintegrasikan sensor pH, sensor suhu DS18B20, dan yang dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Uno R3. Data dari sensor dikirim secara nirkabel menggunakan modul LoRa RFM95 ke gateway LYNX32, lalu diteruskan ke platform InfluxDB dan ditampilkan secara visual melalui Dashboard Grafana. Aktuator berupa solenoid valve 12V DC diimplementasikan untuk mengontrol aliran air secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan.Pengujian dilakukan di tong biru berkapasitas 80 liter sebagai simulasi kolam budidaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau kondisi air secara akurat dan merespons perubahan parameter dengan mengaktifkan aktuator saat dibutuhkan. Sistem ini diharapkan dapat membantu petani ikan dalam melakukan pemantauan kulaitas air dari kejauhan  dan menurunkan risiko kematian ikan akibat fluktuasi lingkungan.
</description>
<dc:date>2026-02-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15654">
<title>ANALISIS PERBANDINGAN CAKUPAN DAN KINERJA SISTEM MIMO MMWAVE 5G PADA FREKUENSI 28 GHZ DAN 60 GHZ</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15654</link>
<description>ANALISIS PERBANDINGAN CAKUPAN DAN KINERJA SISTEM MIMO MMWAVE 5G PADA FREKUENSI 28 GHZ DAN 60 GHZ
Anandra, Muhammad Fathin
Pertumbuhan trafik data yang sangat pesat akibat perkembangan layanan digital, Internet of Things&#13;
(IoT), serta kebutuhan komunikasi berkecepatan tinggi mendorong implementasi teknologi jaringan&#13;
generasi kelima (5G). Untuk memenuhi tuntutan kapasitas dan latency yang rendah, 5G memanfaatkan&#13;
spektrum frekuensi tinggi pada pita millimeter wave (mmWave), khususnya 28 GHz dan 60 GHz, yang&#13;
menawarkan bandwidth besar namun memiliki tantangan berupa redaman propagasi yang tinggi dan&#13;
keterbatasan cakupan layanan. Oleh karena itu, diperlukan analisis kinerja untuk mengetahui&#13;
karakteristik dan potensi masing-masing frekuensi dalam mendukung sistem komunikasi 5G. Penelitian&#13;
ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan cakupan serta performansi sistem Multiple Input&#13;
Multiple Output (MIMO) pada frekuensi 28 GHz dan 60 GHz. Metode yang digunakan adalah&#13;
pemodelan dan simulasi dengan parameter evaluasi berupa pathloss, Signal to Interference plus Noise&#13;
Ratio (SINR), total throughput, minimum throughput, dan efisiensi energi pada skenario jaringan&#13;
outdoor. Berdasarkan hasil simulasi, frekuensi 28 GHz menunjukkan nilai pathloss yang lebih rendah&#13;
sehingga menghasilkan cakupan area yang lebih luas dan stabil. Sementara itu, frekuensi 60 GHz&#13;
mampu menghasilkan throughput total yang lebih tinggi karena dukungan bandwidth yang lebih besar,&#13;
namun dengan jangkauan yang lebih terbatas. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik&#13;
performansi antara kedua frekuensi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan layanan jaringan 5G.
</description>
<dc:date>2026-02-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15603">
<title>SISTEM MANAJEMEN ENERGI UNTUK BEBAN RUMAH TANGGA</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15603</link>
<description>SISTEM MANAJEMEN ENERGI UNTUK BEBAN RUMAH TANGGA
Sibuea, Tiffani
Peningkatan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap pada sektor rumah tangga menimbulkan tantangan teknis terkait variabilitas daya dan kestabilan sistem. Penelitian ini mengusulkan perancangan dan simulasi Sistem Manajemen Energi (Energy Management System/EMS) rumah tangga yang mengintegrasikan PLTS, baterai, dan jaringan listrik menggunakan strategi Rule-Based Switching. Sistem dimodelkan dan disimulasikan menggunakan MATLAB/Simulink dengan studi kasus rumah tinggal di Kota Tangerang Selatan. Konfigurasi sistem terdiri dari PV array 5,3 kWp, konverter DCDC buck dengan MPPT metode Perturb and Observe, konverter DC–DC bidirectional untuk baterai, serta inverter satu fasa. Lima kondisi operasi diuji untuk mengevaluasi kinerja sistem terhadap perubahan iradiasi, beban, dan kondisi baterai. Hasil simulasi menunjukkan bahwa EMS mampu mengelola aliran daya secara efektif dengan memprioritaskan sumber energi terbarukan, menjaga stabilitas tegangan DC bus, serta mempertahankan SoC baterai dalam batas operasional.
</description>
<dc:date>2026-02-13T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15601">
<title>Implementasi Solar Panel Cooling System Untuk Peningkatan Kinerja Solar Panel</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15601</link>
<description>Implementasi Solar Panel Cooling System Untuk Peningkatan Kinerja Solar Panel
Hendryadi, Bagus
Peningkatan suhu operasi pada panel surya merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan efisiensi dan daya keluaran, khususnya pada wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Setiap kenaikan suhu di atas kondisi optimal dapat menurunkan performa panel secara signifikan, sehingga diperlukan sistem pendinginan yang efektif dan efisien secara energi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendingin hibrida berbasis Trombe Wall, Nanofluid 〖Al〗_2 O_3, serta kontrol otomatis menggunakan metode Fuzzy Logic dan Threshold-Based Control untuk meningkatkan kinerja panel surya. Sistem yang dikembangkan menggunakan panel surya polycrystalline 50 Wp, mikrokontroler ESP32, sensor suhu, sensor daya, serta sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Pendinginan dilakukan melalui sirkulasi nanofluid pada pipa tembaga dan pemanfaatan Trombe Wall sebagai media pendingin pasif, sedangkan pendinginan aktif dikendalikan menggunakan dua Fuzzy Logic Controller berbasis metode Mamdani dengan defuzzifikasi centroid. Parameter kendali disesuaikan berdasarkan error suhu, laju perubahan suhu, serta kondisi termal fluida pendingin. Selain itu, metode threshold dengan hysteresis digunakan sebagai pembanding untuk evaluasi kinerja sistem. Pengujian dilakukan pada tiga variasi suhu lingkungan, yaitu 30°C, 33°C, dan 36°C, menggunakan lampu halogen sebagai sumber panas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem pendingin yang dirancang mampu menjaga suhu panel mendekati setpoint, meningkatkan daya keluaran, serta menghasilkan nilai net energy gain positif. Sistem Fuzzy Logic menunjukkan performa yang lebih stabil dan efisien dibandingkan kontrol threshold konvensional, terutama dalam hal konsumsi daya dan respons terhadap perubahan suhu. Dengan demikian, sistem pendingin hibrida berbasis nanofluid dan kontrol cerdas yang dikembangkan dalam penelitian ini terbukti mampu meningkatkan kinerja panel surya secara optimal dan berpotensi untuk diterapkan sebagai solusi pendinginan berkelanjutan pada sistem fotovoltaik di wilayah tropis.
</description>
<dc:date>2026-02-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
