<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>DISSERTATIONS AND THESES (EC)</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/51</link>
<description>Collections of Economics Students' Dissertations and Theses</description>
<pubDate>Sat, 25 Apr 2026 21:57:15 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-25T21:57:15Z</dc:date>
<image>
<title>DISSERTATIONS AND THESES (EC)</title>
<url>http://localhost:80/xmlui/bitstream/id/53958213-f793-4d55-802f-48715b458170/</url>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/51</link>
</image>
<item>
<title>PENGARUH JEMBATAN SURAMADU, IPM, KONSUMSI  RUMAH TANGGA, TINGKAT PENGANGGURAN  TERBUKA DAN KEMISKINAN TERHADAP PDRB DI  PULAU MADURA</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15566</link>
<description>PENGARUH JEMBATAN SURAMADU, IPM, KONSUMSI  RUMAH TANGGA, TINGKAT PENGANGGURAN  TERBUKA DAN KEMISKINAN TERHADAP PDRB DI  PULAU MADURA
Hamid, Moh Akbar Ali
Penelitian ini tentang analisis kuantitatif dan komprehensif terhadap dampak pembangunan Jembatan Suramadu terhadap pertumbuhan ekonomi Pulau Madura, dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh jembatan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi PDRB, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), konsumsi rumah tangga, tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan tingkat kemiskinan. Studi ini mengukur transformasi ekonomi Madura dalam periode 2005–2024, dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pembangunan jembatan. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan adalah regresi data panel untuk mengakomodasi perbedaan antar kabupaten (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) dan dinamika temporal. Pemilihan model regresi didasarkan pada uji kesesuaian model untuk menentukan apakah model OLS, Fixed Effects, atau Random Effects yang paling sesuai. Selain itu, uji asumsi klasik seperti multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas residual dilakukan untuk memastikan validitas hasil analisis. &#13;
&#13;
Hasil penelitianmenunjukkan bahwa meskipun PDRB Pulau Madura mengalami peningkatan yang signifikan pasca pembangunanJembatan Suramadu, tingkat pengangguran terbuka dan kemiskinan tetap menunjukkan tren yang meningkat. Peningkatan konsumsi rumah tangga dan kualitas sumber daya manusia (IPM) juga tercatat, namun dampak positif ini belum berhasil mereduksi ketimpangan sosial dan ekonomi secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun infrastruktur seperti Jembatan Suramadu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dampaknya terhadap pengurangan pengangguran dan kemiskinan masih terbatas, menunjukkan perlunya kebijakan pendukung yang lebih komprehensif.
</description>
<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15566</guid>
<dc:date>2026-02-12T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS PENGARUH PENYALURAN KREDIT UMKM TERHADAP JUMLAH UNIT UMKM DI INDONESIA TAHUN 2024</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15526</link>
<description>ANALISIS PENGARUH PENYALURAN KREDIT UMKM TERHADAP JUMLAH UNIT UMKM DI INDONESIA TAHUN 2024
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, namun sektor ini masih menghadapi tantangan struktural terkait keterbatasan akses pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit UMKM terhadap jumlah unit UMKM di Indonesia pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier sederhana menggunakan data cross-sectional dari 34 provinsi di Indonesia yang bersumber dari basis data CEIC. Data ditransformasikan ke dalam bentuk logaritma natural (Ln) untuk memastikan stabilitas varians dan distribusi data yang normal. Hasil penelitian melalui uji t membuktikan bahwa penyaluran kredit UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah unit UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan akses pembiayaan secara efektif mendorong pertumbuhan unit usaha baru serta mendukung keberlangsungan usaha yang telah ada. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,6234 menunjukkan bahwa 62,34% variasi jumlah unit UMKM dapat dijelaskan oleh penyaluran kredit, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model seperti kebijakan pemerintah, digitalisasi, dan kualitas sumber daya manusia.. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi komprehensif yang mengintegrasikan akses pembiayaan dengan program pendampingan usaha dan akselerasi digitalisasi untuk memperkuat ekosistem UMKM secara nasional.
</description>
<pubDate>Sun, 01 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15526</guid>
<dc:date>2026-02-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPOR ALAS KAKI INDONESIA TERHADAP 10 NEGARA TUJUAN MITRA DAGANG UTAMA INDONESIA</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15521</link>
<description>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPOR ALAS KAKI INDONESIA TERHADAP 10 NEGARA TUJUAN MITRA DAGANG UTAMA INDONESIA
Ilhamsyah, Achmad Rizki
Penelitian ini menganalisis lima variabel independen berupa pertumbuhan PDB, inflasi, pertumbuhan populasi, jarak ekonomi, dan nilai tukar yang dapat menjelaskan variasi nilai ekspor alas kaki Indonesia ke sepuluh negara mitra dagang utama Indonesia. Sepuluh negara tersebut adalah Australia, Belgia, Belanda, Tiongkok, Jerman, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, dan Amerika Serikat. Penelitian ini mengkhususkan produk tekstil berupa alas kaki sebagai nilai ekspor di dunia dengan tujuan menghasilkan pendapatan ekspor yang tinggi dari negara mitra dagang yang bekerjasama dengan Indonesia. Metode yang dipergunakan adalah model gravitasi dengan pendekatan data panel, sedangkan data yang digunakan diperoleh dari World Integrated Trade Solution. dan World Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan nilai tukar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor, yang mengindikasikan bahwa peningkatan daya saing harga melalui depresiasi rupiah serta kondisi ekonomi negara mitra menjadi pendorong utama kinerja ekspor Indonesia. Sebaliknya, variabel jarak ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan karena hambatan biaya logistik yang tinggi, sedangkan variabel pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) dan pertumbuhan populasi ditemukan tidak berpengaruh signifikan, yang menyiratkan bahwa volume ekspor alas kaki Indonesia lebih ditentukan oleh efisiensi harga dibandingkan pertumbuhan ekonomi atau pertumbuhan penduduk di negara tujuan.
</description>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15521</guid>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PERAN PEREMPUAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15509</link>
<description>PERAN PEREMPUAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA
Candra, Iman
Penelitian ini menganalisis pengaruh peran perempuan terhadap ketahanan pangan di Indonesia pada tingkat provinsi selama periode 2019–2024. Ketahanan pangan diukur menggunakan Indeks Ketahanan Pangan (IKP). Variabel yang merepresentasikan peran perempuan meliputi pendapatan perempuan, rata-rata lama sekolah perempuan, Indeks Ketimpangan Gender (IKG), dan persentase perempuan bekerja di sektor pertanian, dengan PDRB per kapita dan migrasi pekerja pedesaan sebagai variabel kontrol. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah perempuan dan persentase perempuan bekerja di sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan, sedangkan Indeks Ketimpangan Gender berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, pendapatan perempuan, PDRB per kapita, dan migrasi pekerja pedesaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan perempuan, pengurangan ketimpangan gender, dan peningkatan peran perempuan di sektor pertanian merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.
</description>
<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15509</guid>
<dc:date>2026-02-11T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
