<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Repository Pertamina University</title>
<link>http://localhost:80/xmlui</link>
<description>The DSpace digital repository system captures, stores, indexes, preserves, and distributes digital research material.</description>
<pubDate xmlns="http://apache.org/cocoon/i18n/2.1">Thu, 12 Mar 2026 07:20:04 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-03-12T07:20:04Z</dc:date>
<item>
<title>KAJIAN TINGKAT KERENTANAN BANGUNAN AKIBAT GELOMBANG TSUNAMI (STUDI KASUS: LABUAN, BANTEN)</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/9515</link>
<description>KAJIAN TINGKAT KERENTANAN BANGUNAN AKIBAT GELOMBANG TSUNAMI (STUDI KASUS: LABUAN, BANTEN)
Kecamatan Labuan terletak di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Labuan merupakan wilayah yang aktif secara seismik, sehingga wilayah ini sering terjadi bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi gelombang tsunami dan mengetahui tingkat kerentanan bangunan untuk upaya mitigasi yang di akibat oleh gelombang tsunami. Hal tersebut diharapkan mampu untuk memberikan informasi terkait peta persebaran kerentanan bangunan sehingga pemerintah di Kecamatan Labuan mampu merencanakan tindakan preventif sebagai langkah mitigasi jika terjadi bencana tsunami. Simulasi gelombang tsunami dilakukan menggunakan program Cornel Multigrid Copted Tsunami (COMCOT) dengan permodelan numerik menggunakan Shallow Water Equation (SWE). Perhitungan tingkat kerentanan bangunan denagn menggunakan Buidling Tsunami Vulnerability (BTV) didapatkan berdasarkan parameter kondisi bangunan dan damage probability. dari pengolahan data yang sudah dilakukan, dihasilkan bahwa bangunan di Kecamatan Labuan terdampak oleh gelombang tsunami dengan tingkat kerentanan tinggi. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, disarankan salah satu shelter atau escape building kondisi existing yang dapat digunakan sebagai tempat evakuasi khususnya, untuk masyarakat yang berada di wilayah yang berada pada garis pantai bagian tengah. Selain escape building, masyarakat juga dapat memanfaatkan dataran tinggi atau perbukitan yang telah dipilih menjadi lokasi Tempat Evakuasi Sementara (TES) oleh pemerintah di Kecamatan Labuan.
</description>
<pubDate>Sun, 13 Aug 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/9515</guid>
<dc:date>2023-08-13T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>EVALUASI KINERJA PROGRAM Cornell Multigrid Coupled Tsunami (COMCOT) SECARA UJI NUMERIK UNTUK MENSIMULASIKAN PROSES PENJALARAN DAN OVERTOPPING TSUNAMI PADA SEAWALL</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/9360</link>
<description>EVALUASI KINERJA PROGRAM Cornell Multigrid Coupled Tsunami (COMCOT) SECARA UJI NUMERIK UNTUK MENSIMULASIKAN PROSES PENJALARAN DAN OVERTOPPING TSUNAMI PADA SEAWALL
Windujati, Umboro
Selama beberapa dekade sudah banyak penelitian yang telah dilakukan terkait uji numerik pada struktur seawall terhadap gelombang tsunami dalam memodelkan kinerja dan stabilitas dari seawall dengan menggunakan Teknik komputasi. Beberapa penelitian terdahulu menggunakan persamaan Shallow Water Equation (SWE) dan Reynold-averaged Naver Stokes (RANS) untuk melakukan analisis aliran dam-break 2D dan 3D. Akan tetapi pada penelilitan 2D dengan menggunakan program Cornell Multigrid Coupled Tsunami (COMCOT) masih sangat jarang dilakukan untuk mensimulasikan fenomena overtopping dan penjalaran. Metode penelitian yang dilakukan berupa simulasi numerik menggunakan program Cornell Multigrid Coupled Tsunami (COMCOT) untuk memahami proses penjalaran dan fenomena overtopping yang kemudian akan diuji validasi model dengan menggunakan RMSE, MAE, NSE dan RSR. Uji validasi model NSE akan memiliki performa yang tidak memuaskan saat nilai yang ditunjukan &lt; 0.50 dan syarat validasi RSR akan menunjukan nilai yang tidak memuaskan saat nilai yang ditunjukan &gt; 0.70. Pada penelitian ini dilakukan akan menggunakan 3 model setup yaitu setup 1 dan setup 2 kondisi runup solitary wave dengan kedalaman berbeda pada pantai tanpa seawall dan setup 3 berupa kondisi overtopping dengan seawall. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa program COMCOT dapat mensimulasikan proses penjalaran yang terjadi dan memberikan nilai ketinggian dan kecepatan tsunami yang baik. Akan tetapi pada saat gelombang menjalar menuju ke daratan, terjadi proses pendangkalan yang menyebabkan kinerja program tidak lagi akurat. Pada setup 1 di titik x = 50 m – x = 72.92 m memiliki nilai satisfactory berdasarkan uji validasi model NSE dan RSR. Hasil validasi model dengan uji NSE pada titik x = 50 m menunjukan nilai &gt; 0.50 yakni sebesar 0.67, sehingga dapat dikategorikan memuaskan. Pada validasi model dengan uji RSR di titik yang sama menunjukan nilai &lt; 0.70 yakni sebesar 0.56, sehingga pada uji RSR menunjukan kategori yang memuaskan. Proses perubahan performa program COMCOT pada setup 1 ditunjukan pada titik x = 82.4 m – x = 122 m. Hal tersebut juga terjadi pada setup 2 yang mendapatkan performa program yang sangat baik, baik dan memuaskan pada titik x = 24 m – x = 140 m. Pada setup 3 memberikan hasil yang tidak memuaskan di titik x = 8.33 m -  x = 16.92 m, hal tersebut terjadi karena program COMCOT tidak mampu mensimulasikan proses overtopping karena profil muka air yang ditunjukan tidak dapat mengikuti fenomena gelombang yang menabrak seawall. Pada titik x = 8.33 m menunjukan hasil validasi NSE lebih kecil dari 0.50 yakni sebesar -0.12 dan pada validasi RSR menunjukan hasil yang lebih besar dari 0.70 yakni sebesar 1.055.
</description>
<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/9360</guid>
<dc:date>2023-08-09T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PELAKSANAAN ANALISIS KINERJA STEAM  TURBINE DI PT. PERTAMINA GEOTERMAL  ENERGY AREA KARAHA UNIT 1</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15767</link>
<description>PELAKSANAAN ANALISIS KINERJA STEAM  TURBINE DI PT. PERTAMINA GEOTERMAL  ENERGY AREA KARAHA UNIT 1
Ridzaldi, Ridzaldi
</description>
<pubDate>Wed, 28 May 2025 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15767</guid>
<dc:date>2025-05-28T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PELAKSANAAN MAINTENANCE SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG DAN AREA FASILITAS PERTAMINA SIMPRUG JAKARTA</title>
<link>https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15766</link>
<description>PELAKSANAAN MAINTENANCE SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG DAN AREA FASILITAS PERTAMINA SIMPRUG JAKARTA
Immanuel, Rodito
Sistem kelistrikan merupakan elemen vital dalam mendukung keberlangsungan operasional gedung dan area fasilitas pada perusahaan berskala besar. Gangguan sistem kelistrikan dapat menimbulkan dampak berupa terhentinya aktivitas operasional, risiko keselamatan kerja, serta kerugian material [1], [2]. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan maintenance yang terencana dan berkelanjutan. Artikel ini membahas pelaksanaan maintenance sistem kelistrikan pada gedung dan area fasilitas Pertamina Simprug Jakarta berdasarkan kegiatan kerja praktik. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance yang terstruktur serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mendukung kontinuitas operasional fasilitas.
</description>
<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15766</guid>
<dc:date>2026-03-02T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
