Show simple item record

dc.contributor.authorSary, Earline
dc.date.accessioned2023-09-08T09:52:27Z
dc.date.available2023-09-08T09:52:27Z
dc.date.issued2023-09
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/10255
dc.description.abstractPesisir Pantai Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan garis pantai karena pesisir mempunyai karakteristik yang bersifat dinamis akibat adanya interaksi antara daratan dna lautan. Oleh karena itu diperlukannya kajian lebih lanjut mengenai analisis kerentanan pantai pada lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan pantai menggunakan metode Coastal Vulnerability Index (CVI) pada enam parameter fisik, yaitu Geomorfologi, Perubahan Garis Pantai, Kemiringan Pantai, Pasang Surut, Kenaikan Muka Air Laut, dan Tinggi Gelombang Signifikan berdasarkan kriteria penilaian yang direkomendasikan oleh Gornitz (1991), Shaw et al (1998), Thieler dan Hammar-Klose (2000). Hasil penelitian yang dilakukan bahwa parameter yang paling berpengaruh adalah Geomorfologi, Perubahan Garis Pantai, dan Kemiringan Pantai karena memiliki tingkat kerentanan yang sangat beragam. Untuk hasil akhir CVI dari 6 parameter, ditemukan bahwa hasil dari kajian Shaw dan Gornitz mempunyai hasil yang sama karena memiliki 93,5% tingkat kerentanan Rendah dengan 6,5% tingkat kerentanan Sangat Rendah. Sedangkan, pada hasil penelitian berdasarkan kajian Thieler & Hammer-Klose didapat 61,1% Rendah dan 38,9% Sedang. Kata kunci: CVI, geomorfologi, perubahan garis pantai, kemiringan pantai, pasang surut, kenaikan muka air laut, tinggi gelombang signifikanen_US
dc.publisherEarline Saryen_US
dc.titleANALISIS COASTAL VULNERABILITY INDEX (CVI) DI KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN, PESISIR PANTAI KOTA MEULABOH, KABUPATEN ACEH BARATen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record