Show simple item record

dc.contributor.authorFazira, Ira
dc.date.accessioned2024-03-14T12:04:07Z
dc.date.available2024-03-14T12:04:07Z
dc.date.issued2022-10-07
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/11258
dc.description.abstractPT Kilang Pertamina Internasional RU III merupakan perusahaan minyak dan gas bumi yang sangat berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar bagi masyarakat dan peningkatan laju pembangunan ekonomi nasional. Pertamina Refinery Unit III terletak di Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di wilayah Plaju dan Sungai Gerong. Dalam menjaga berlangsungnya aktivitas operasional kilang di dalam perusahaan, maka dibutuhkan fungsi yang mengatur bidang logistik perusahaan yaitu fungsi Procurement Management. Fungsi ini yang bertugas mencakup keseluruhan kegiatan pengadaan barang / jasa, penentuan pengendalian persediaan, pengelolaan dalam proses penerimaan, pengiriman, penyimpanan, pengeluaran material persediaaan untuk kebutuhan kilang yang masih aktif. Karena gudang berfungsi untuk penyimpanan utama, kegiatan operasional di dalam gudang harus efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi penempatan barang sesuai menggunakan metode class based storage dan untuk membandingkan total jarak tempuh antara layout dengan analisis ABC. Pengambilan keputusan dimulai dengan merancang kebutuhan media penyimpanan, kemudian mengklasifikasikan komoditas menjadi tiga jenis: fast-moving goods (A), medium-moving goods (B), dan slow-moving goods (C). Data yang dibutuhkan untuk penelitian ini data keluar masuk barang selama 1 tahun terhitung dari 1 Agustus 2021 sampai 31 Agustus 2022 data material handling equipment, dan data ukuran layout gudang. Hasil penelitian ini menghasilkan penempatan barang yang baru akan lebih optimal diterapkan berdasarkan tingkat aktivitas di gudang, untuk barang Gasket Klingrit akan mendapatkan penghematan jarak tempuh pengambilan barang sebesar 75% lebih cepat dari model yang lama, kemudian untuk Packing Gland sebesar 72%, untuk Joint Expention sebesar 29%, untuk Valve Gate sebesar 9%, untuk Flange -344% dan untuk Coating Pipeline sebesar -1086%. Barang dengan kategori tersebut merupakan barang yang jarang melakukan aktifitas keluar masuk gudang, jadi walaupun bernilai minus dan ditempatkan di bagian belakang, hal tersebut tidak akan mempengaruhi aktifitas pengambilan barang secara signifikan. Kata Kunci: Class based storage, Perancangan Penempatan Barang, Perhitungan Jarak Tempuhen_US
dc.subjectClass based storage, Perancangan Penempatan Barang, Perhitungan Jarak Tempuhen_US
dc.titleANALISIS PENEMPATAN MATERIAL BARANG DI WAREHOUSE AREA I PT KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL REFINERY UNIT III BERDASARKAN KLASIFIKASI LEVEL PEMAKAIAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLASS BASED STORAGEen_US
dc.title.alternativeANALYSIS OF MATERIAL GOODS PLACEMENT IN WAREHOUSE AREA I PT KILANG PERTAMINA INTERNATIONAL REFINERY UNIT III BASED ON USAGE LEVEL CLASSIFICATION USING CLASS BASED STORAGE METHODen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record