PERAN POSITIF PRIVATE MILITARY COMPANY WAGNER GROUP DALAM KONFLIK SURIAH 2015-2018
Abstract
Fenomena Arab Spring yang terjadi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara pada akhirnya memberikan dampak politik terhadap rezim Bashar Al-Assad di Suriah. Perang sipil yang berkelanjutan di Suriah memunculkan banyaknya fraksi-fraksi yang berkonflik; yang beberapa di antaranya terdiri dari kubu Pemerintahan Assad, kelompok oposisi, serta munculnya kelompok Kurdi, dan kelompok Jihadis militan seperti Islamic States (IS). Pada 30 September 2015, Rusia secara resmi memasuki konflik Suriah atas permintaan Bashar Al-Assad. Hal ini disusul dengan hadirnya PMC Wagner Group pada awal Oktober 2015. Wagner Group di bawah arahan dari Direktorat Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (GRU) ditugaskan dalam Korps Tentara Ke-5 Suriah, dan bertugas untuk melakukan operasi bantuan pertempuran, seperti perebutan Palmyra pada 2016. PMC Wagner Group yang secara aktif berperan di Suriah pada tahun 2015 hingga 2018, menjadi dasar penelitian ini dengan upaya penulis yang secara spesifik menyasar pada aspek positif, menggunakan konsep ‘Peran Positif PMC’ menurut Ian D. Jefferies. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan, artikel jurnal, buku, dan situs berita daring. Sehingga didapatkan bahwa PMC Wagner Group berperan secara positif di Suriah dalam konteks filling the security vacuum, instruments of government, early warning, dan humanitarian support.