Show simple item record

dc.contributor.authorSembiring, Adriel Nobel Ovadya
dc.date.accessioned2025-02-15T11:52:44Z
dc.date.available2025-02-15T11:52:44Z
dc.date.issued2030-02-14
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/13737
dc.description.abstractDalam era industri yang semakin kompetitif, terutama di sektor e-commerce dan distribusi produk, efisiensi dalam pengelolaan gudang menjadi sangat penting. Hal ini menuntut perusahaan logistik untuk meningkatkan kinerja operasional mereka, khususnya dalam proses order picking, yang merupakan langkah krusial dalam rantai pasokan. Proses order picking yang efisien tidak hanya mempengaruhi waktu pengiriman tetapi juga biaya operasional dan kepuasan pelanggan. PT Pos Logistik Indonesia, sebagai penyedia jasa layanan gudang terkemuka perlu melakukan pengoptimalan proses inbound dan outbound untuk memastikan bahwa produk diterima dan dikirimkan tepat waktu dalam kondisi optimal. Penyimpanan produk yang dilakukan secara random dalam gudang Shared Storage yang dimilikinya menjadikan kegiatan order picking pada gudang tersebut terhambat. Metode order picking yang hanya mengandalkan intuisi picker juga semakin memperburuk kondisi tersebut. Dalam penelitian ini, dilakukan optimasi tata letak penyimpanan dan rute order picking produk skincare Hydria pada Gudang Shared Storage PT Pos Logistik. Metode ABC Analysis digunakan dalam optimasi tata letak penyimpanan karena metode ini menawarkan pendekatan yang lebih strategis dalam meminimalkan jarak tempuh dan waktu order picking dengan mengelompokkan produk berdasarkan tingkat permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat jenis produk Hydria yang disimpan dalam gudang, tiga diantaranya termasuk dalam fast moving product sedangkan sisanya termasuk dalam medium moving product. Berdasarkan hasil klasifikasi, terdapat tiga skenario usulan yang diberikan. Pada skenario 1, penataan produk berdasarkan jarak rak terdekat dari in/out point, skenario 2 penataan produk hanya dilakukan pada tier pertama rak, dan pada skenario 3 penataan produk dilakukan per kolom rak. Hasil perhitungan jarak oder picking menggunakan metode heuristics S-shaped untuk masing-masing layout menunjukkan bahwa layout skenario 1 memiliki nilai jarak order picking 68.7% lebih rendah dibandingkan total jarak order picking pada layout eksisting dalam satu bulan.en_US
dc.subjectABC Analysis, layout optimization, order pickingen_US
dc.titleOPTIMASI TATA LETAK PENYIMPANAN DAN RUTE ORDER PICKING PRODUK SKINCARE HYDRIA MENGGUNAKAN METODE ABC ANALYSIS PADA LAYANAN GUDANG BERSAMAen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record