Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawan, Sophia Az-Zahro
dc.date.accessioned2025-02-17T02:33:55Z
dc.date.available2025-02-17T02:33:55Z
dc.date.issued2025-02-15
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/13762
dc.description.abstractSophia Az-Zahro Setiawan. 104221015. Analisis Ketahanan Masyarakat Lokal Dalam Mengelola Sampah Laut Menggunakan Metode Choice Experiment di Kecamatan Nusa Penida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai Marginal Willingness to Participate (MWTP) dalam pengelolaan sampah laut di Kecamatan Nusa Penida serta menyusun skenario hipotesis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Analisis dilakukan berdasarkan atribut ecosystem services (ES), economic activities (EA), community action (CA), dan infrastructure and buildings (IB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Choice Experiment, yang memungkinkan identifikasi preferensi masyarakat terhadap berbagai alternatif pengelolaan sampah laut. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat lokal di Nusa Penida, dengan analisis statistik dilakukan menggunakan perangkat lunak NLogit dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan variasi tingkat komitmen waktu yang diinvestasikan oleh masyarakat dalam berbagai atribut. Rata-rata waktu partisipasi masyarakat untuk atribut ES1 dan ES2 masing-masing adalah 2,8 jam dan 7,4 jam per bulan, menunjukkan bahwa ES2 memiliki tingkat partisipasi lebih tinggi. Atribut EA1 dan EA2 masing-masing tercatat sebesar 3,4 jam dan 2,7 jam per bulan. Sementara itu, tingkat partisipasi pada atribut CA1, CA2, dan CA3 masing-masing sebesar 2,2 jam, 3,5 jam, dan 2,3 jam per bulan. Atribut CA4 menunjukkan tidak adanya partisipasi, mengindikasikan bahwa alternatif yang ditawarkan kurang relevan. Untuk atribut IB1 dan IB2, waktu partisipasi masing-masing adalah 4,2 jam dan 1,3 jam per bulan, dengan IB1 lebih diminati. Berdasarkan skenario hipotesis, jumlah MWTP pada pilihan 1 dan pilihan 2 masing-masing tercatat sebesar 8,7 jam dan 9,7 jam per bulan. Hasil penelitian merekomendasikan pengembangan program pengelolaan sampah laut yang berfokus pada atribut dengan tingkat MWTP tertinggi untuk meningkatkan efektivitas partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa tingkat kerentanan masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah laut masih tinggi, sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang lebih komprehensif.en_US
dc.subjectMarginal Willingness to Participate (MWTP), pengelolaan sampah laut, Nusa Penida, partisipasi masyarakat, Choice Experimenten_US
dc.titleANALISIS KETAHANAN MASYARAKAT LOKAL DALAM MENGELOLA SAMPAH LAUT MENGGUNAKAN METODE CHOICE EXPERIMENT DI KECAMATAN NUSA PENIDA, BALI INDONESIAen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record