| dc.description.abstract | Evaluasi koordinasi proteksi antara Over Load Shedding (OLS) dan Over Current Relay (OCR) pada sistem transmisi SUTT 70 kV Sunyaragi Kuningan untuk meningkatkan keandalan operasi jaringan tenaga listrik. Dalam sistem yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria N-1, gangguan atau kehilangan salah satu komponen dapat menyebabkan kelebihan beban dan memicu ketidakstabilan hingga blackout. OLS dirancang sebagai proteksi primer untuk mengatasi overload melalui pelepasan beban terpilih, sedangkan OCR berfungsi sebagai proteksi utama terhadap gangguan hubung singkat. Melalui pengaturan arus pickup dan waktu kerja yang terkoordinasi, dengan OLS (Iset = 484 A, t = 6,5 s) bekerja lebih awal daripada OCR (Iset = 540 A, t = 0,5 s) sistem mampu mempertahankan selektivitas, sensitivitas, dan kecepatan operasi proteksi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa OLS berhasil menurunkan arus ke batas aman sebelum OCR aktif dengan grading margin sekitar 0,5 detik sesuai standar IEC IEEE. Selain itu, skema OLS terbukti mampu mengurangi beban sekitar 23 MW untuk menstabilkan arus distribusi, sementara OCR memberikan respons cepat pada gangguan besar. Secara keseluruhan, koordinasi OLS dan OCR terbukti efektif dalam menjaga kontinuitas suplai, melindungi peralatan dari thermal stress, dan meningkatkan stabilitas operasional sistem transmisi. | en_US |