| dc.description.abstract | Turbin generator merupakan komponen vital dalam sistem pembangkitan listrik yang menuntut keandalan operasional tinggi. Laporan Kerja Praktik ini bertujuan untuk menganalisis keandalan sistem turbin generator dan merekomendasikan material yang tepat guna meningkatkan umur pakai komponen kritis. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data riwayat kegagalan dan jadwal pemeliharaan. Analisis utama dilakukan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi mode kegagalan potensial, penyebab, dampak, serta menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) dari komponen-komponen utama seperti sudu turbin, poros, dan bantalan.
Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa beberapa komponen memiliki nilai RPN tinggi, mengindikasikan prioritas risiko yang signifikan akibat laju degradasi yang cepat karena paparan suhu tinggi dan korosi. Kondisi ini berdampak pada penurunan performa dan potensi downtime yang tidak direncanakan. Berdasarkan temuan ini, diajukan rekomendasi material alternatif, seperti penggunaan superaloi berbasis nikel atau pelapis keramik canggih, yang menawarkan ketahanan lelah dan ketahanan korosi yang lebih baik. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat memperpanjang umur pakai komponen, meningkatkan efisiensi operasional, dan menekan biaya perawatan jangka panjang. | en_US |