ANALISIS PENYEBAB PENURUNAN TEKANAN AIR KONTROL PADA SISTEM LUBE OIL SEPARATOR DI GEA WESTFALIA OSE 20 MENGGUNAKAN METODE RCA DI PLTMG 30 MW TERNATE
Abstract
PLTMG 30 MW Ternate merupakan salah satu pembangkit strategis di wilayah Indonesia Timur yang berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik sistem Ternate–Tidore. Keandalan operasi pembangkit sangat bergantung pada kinerja sistem pendukung mesin, salah satunya adalah sistem pelumasan yang dilengkapi dengan Lube Oil (LO) Separator GEA Westfalia OSE 20. Pada tahun 2025 ditemukan gangguan operasional pada beberapa unit LO Separator yang ditandai dengan munculnya alarm SMS Sensor 43 serta penurunan tekanan air kontrol (flushing water), yang menyebabkan kegagalan fungsi sludge ejection dan berdampak pada performa pemurnian oli pelumas. Laporan kerja praktik ini bertujuan untuk menganalisis penyebab penurunan tekanan air kontrol pada sistem LO Separator menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA), yang dikombinasikan dengan analisis 5-Why dan Fishbone Diagram. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, pengumpulan data teknis dan operasional, pengukuran tekanan air kontrol sebelum dan sesudah perbaikan, analisis tren kualitas oli pelumas, serta wawancara dengan teknisi maintenance. Hasil analisis menunjukkan bahwa akar permasalahan utama berasal dari penyumbatan dan kontaminasi pada membran solenoid valve serta jalur hose air kontrol, yang menghambat suplai air ke sistem kontrol separator. Kondisi ini menyebabkan tekanan air turun hingga 5,8 bar, jauh di bawah kondisi normal sebesar 10,5 bar. Tindakan perbaikan berupa pembersihan solenoid valve, pembilasan jalur hose, serta penataan ulang komponen berhasil mengembalikan tekanan air kontrol ke kondisi normal dan memulihkan fungsi LO Separator. Berdasarkan hasil analisis, direkomendasikan peningkatan sistem perawatan preventif dan inspeksi berkala pada sistem air kontrol untuk mencegah terulangnya kegagalan serupa di masa mendatang.
