| dc.contributor.author | Ashari, Imam Arif | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-29T07:44:35Z | |
| dc.date.available | 2026-01-29T07:44:35Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-29 | |
| dc.identifier.uri | https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15341 | |
| dc.description | Laporan Kerja Praktik ini membahas analisis sistem back-up Diesel Emergency Generator (DEG) pada PLTP Kamojang Unit IV milik PT Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang yang berfokus pada kinerja, mekanisme operasi, proteksi pra-blackout, serta strategi perawatannya. Pembahasan diawali dengan latar belakang pentingnya sistem cadangan listrik dalam menjaga kontinuitas operasional pembangkit panas bumi, khususnya untuk menjamin suplai daya pada beban esensial saat terjadi gangguan atau blackout. Laporan ini menguraikan prinsip kerja DEG, data teknis dan komponen utama pendukung, mekanisme auto-start dan pemisahan beban esensial, serta sistem proteksi elektris dan mekanis yang dirancang untuk menjaga keamanan peralatan dan keandalan suplai listrik. Selain itu, dijelaskan pula penerapan perawatan preventif, korektif, dan prediktif guna memastikan kesiapan DEG meskipun jarang beroperasi, sehingga secara keseluruhan laporan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai peran strategis Diesel Emergency Generator dalam mendukung keandalan dan keselamatan operasi PLTP Kamojang Unit IV. | en_US |
| dc.description.abstract | Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Unit IV merupakan fasilitas vital yang membutuhkan kontinuitas suplai listrik untuk menjaga keandalan operasional. Gangguan pada suplai utama dapat berisiko menyebabkan kerusakan peralatan kritis. Oleh karena itu, Diesel Emergency Generator (DEG) digunakan sebagai sumber daya cadangan (back-up power) untuk menyuplai beban esensial saat terjadi kondisi blackout atau under-voltage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja, mekanisme operasional, dan sistem proteksi DEG di Unit IV. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis data teknis operasional. Hasil menunjukkan bahwa DEG berkapasitas 450 kVA mampu merespons gangguan dengan waktu start-up otomatis sekitar 15-20 detik setelah sinyal under-voltage terdeteksi oleh relay 27. Sistem proteksi dan interlock bekerja efektif memisahkan beban esensial dari non-esensial untuk menjaga stabilitas. Pemeliharaan preventif dan pengujian rutin sangat direkomendasikan untuk menjamin keandalan unit yang beroperasi secara standby. | en_US |
| dc.language.iso | en | en_US |
| dc.publisher | Universitas Pertamina | en_US |
| dc.subject | Diesel Emergency Generator, PLTP Kamojang, Back-Up Power, Proteksi, Blackout. | en_US |
| dc.title | Analisis Sistem Back-up Diesel Emergency Generator (DEG) pada PLTP Kamojang: Kinerja dan Proteksi Pra Blackout di Pertamina Geothermal Energy Area Kamojang Unit IV | en_US |
| dc.type | Working Paper | en_US |