Diplomasi Ekonomi Indonesia Terhadap Arab Saudi Dalam Peningkatan Kuota Haji Pasca Pandemi Covid-19
Date
2026-02-06Metadata
Show full item recordAbstract
Ketidakseimbangan antara tingginya jumlah calon jemaah haji Indonesia dan keterbatasan kuota yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi menjadi isu strategis dalam pengelolaan haji nasional, khususnya pada periode pasca pandemi COVID-19. Pembatasan jumlah jamaah selama pandemi menimbulkan tekanan terhadap pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkah diplomatik dalam menegosiasikan kuota haji yang lebih besar. Isu ini tidak hanya menyangkut aspek keagamaan, tetapi juga berkaitan erat dengan kepentingan politik luar negeri dan potensi ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan sebab akibat atau korelasi antara diplomasi ekonomi yang dijalankan Indonesia kepada Arab Saudi dengan peningkatan kuota haji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data internet based dan secondary data. Pendekatan analisis didasarkan pada teori diplomasi ekonomi dengan fokus kajian diarahkan pada dinamika proses negosiasi, keterlibatan aktor negara, serta strategi pengambilan keputusan yang digunakan oleh Indonesia dalam memengaruhi kebijakan kuota haji Arab Saudi pada periode 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang berkaitan atau relevan antara diplomasi ekonomi Indonesia dengan penambahan kuota haji.
