OBJEKTIFIKASI TUBUH DALAM KONTEN GYM FITSPIRATION DI TIKTOK INDONESIA: ANALISIS ISI BERDASARKAN JENIS KELAMIN
Abstract
Media sosial berbasis video pendek seperti TikTok telah menjadi ruang utama bagi
produksi dan konsumsi representasi visual tubuh, termasuk dalam konten gym fitspiration
yang menampilkan aktivitas kebugaran, transformasi tubuh, dan motivasi hidup sehat,
namun kerap dikaitkan dengan praktik objektifikasi tubuh melalui penekanan estetika
visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk objektifikasi tubuh
dalam konten gym fitspiration di TikTok Indonesia serta menganalisis perbedaan
objektifikasi tubuh berdasarkan jenis kelamin subjek yang ditampilkan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi terhadap 200 video gym
fitspiration TikTok, yang dianalisis menggunakan lima indikator objektifikasi tubuh, yaitu
fokus kamera pada bagian tubuh tertentu (OB1), penggunaan pakaian ketat (OB2), wajah
tidak terlihat (OB3), pose tanpa aktivitas fisik (OB4), dan caption bernuansa sensual (OB5).
Uji reliabilitas antar-coder dilakukan menggunakan koefisien Krippendorff’s Alpha, yang
kemudian dilanjutkan dengan analisis deskriptif dan uji Chi-Square. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa objektifikasi tubuh merupakan fenomena yang dominan dalam konten
gym fitspiration TikTok Indonesia, terutama melalui indikator fokus kamera pada bagian
tubuh tertentu dan penggunaan pakaian ketat yang muncul pada lebih dari 75% konten,
sementara hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya perbedaan signifikan berdasarkan
jenis kelamin pada indikator wajah tidak terlihat, pose tanpa aktivitas fisik, dan caption
sensual, sedangkan indikator fokus kamera dan penggunaan pakaian ketat tidak
menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa
objektifikasi tubuh dalam konten gym fitspiration TikTok bersifat lintas gender serta
dipengaruhi oleh dinamika budaya kebugaran digital dan logika visual media sosial
berbasis algoritma, sehingga memperluas relevansi Teori Objektifikasi dalam konteks
media digital kontemporer.
