PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP KREATIVITAS DAN KUALITAS BELAJAR MAHASISWA UNIVERSITAS PERTAMINA DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap kreativitas dan kualitas belajar mahasiswa Universitas Pertamina. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT berpengaruh terhadap kreativitas belajar mahasiswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,094 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), serta koefisien determinasi sebesar 0,731 yang menunjukkan bahwa 73,1% variasi kreativitas belajar dapat dijelaskan oleh penggunaan ChatGPT. Selain itu, penggunaan ChatGPT juga berpengaruh terhadap kualitas belajar mahasiswa dengan koefisien regresi sebesar 1,104, nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan koefisien determinasi sebesar 0,730 yang berarti bahwa 73,0% variasi kualitas belajar mahasiswa dipengaruhi oleh penggunaan ChatGPT. Meskipun demikian, nilai *standard error of the estimate* yang relatif tinggi yaitu 2,50396 untuk Y1 dan 2,53243 untuk Y2. menunjukkan bahwa meskipun hubungan antarvariabel kuat, tingkat ketepatan prediksi pada masing-masing responden masih belum optimal. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan antara X dengan Y1 dan hubungan antara X dengan Y2 tidak sepenuhnya saling berkaitan secara langsung, karena masih terdapat variasi besar pada masing-masing variabel dependen yang tidak dapat dijelaskan secara konsisten oleh variabel independen yang sama. Secara keseluruhan, Hasil penelitian ini sejalan dengan Teori Uses and Gratifications sebagaimana dikemukakan oleh Littlejohn (2011), yang menyatakan bahwa pengguna media bersifat aktif dan memiliki kontrol dalam memilih media sesuai dengan kebutuhan yang ingin dipenuhi. Namun, pemanfaatannya perlu dikendalikan dan diawasi secara tepat melalui pedoman etika, penguatan literasi digital agar penggunaannya tetap optimal, bertanggung jawab, dan tidak mengurangi kemampuan berpikir kritis maupun orisinalitas karya akademik.
