ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI WAROENG SPESIAL SAMBAL ‘SS’ BINTARO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku cabai pada Waroeng Spesial Sambal 'SS' cabang Bintaro melalui pendekatan Economic Order Quantity (EOQ). Saat ini, restoran masih mengandalkan sistem konvensional berbasis estimasi yang sering memicu terjadinya understock, stockout, serta inefisiensi biaya operasional. Menggunakan desain kuantitatif deskriptif, penelitian ini membedah data primer periode November 2024 – Oktober 2025, mencakup aspek pembelian, penggunaan empat jenis cabai (rawit merah, keriting merah, rawit hijau, keriting hijau), serta biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi metode EOQ mampu mentransformasi efisiensi perusahaan secara signifikan. Total biaya persediaan berhasil dipangkas dari Rp 410.112.640 menjadi Rp 238.344.504, menghasilkan penghematan sebesar Rp 171.768.136 atau setara dengan 41,88%. Selain itu, frekuensi pemesanan yang sebelumnya mencapai 365 – 400 kali setahun dapat dirampingkan menjadi hanya 10 kali melalui penentuan kuantitas optimal: 235,6 kg (cabai rawit merah), 207,3 kg (cabai keriting merah), 18,6 kg (cabai rawit hijau), dan 11,4 kg (cabai keriting hijau). Integrasi perhitungan safety stock dan reorder point dalam studi ini juga memberikan panduan sistematis bagi manajemen untuk menjaga stabilitas stok dan memitigasi risiko kekosongan bahan baku. Penelitian ini merekomendasikan adopsi metode EOQ secara bertahap demi memperkuat efisiensi operasional dan mendukung keberlanjutan finansial restoran.
