| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi energi terbarukan, konsumsi energi tak terbarukan, kualitas institusi, modal asing, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di sepuluh negara Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, China, India, Korea Selatan, dan Jepang selama periode 2003–2023. Keunggulan penelitian ini terletak pada kemampuannya mengkaji secara simultan dinamika jangka pendek dan jangka panjang pengaruh konsumsi energi terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia menggunakan pendekatan data panel dinamis. Penelitian ini menggunakan data panel dan menerapkan metode Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan pendekatan Pooled Mean Group (PMG) yang dipilih berdasarkan hasil uji Hausman, sehingga memungkinkan analisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang secara simultan. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa konsumsi energi tak terbarukan, konsumsi energi terbarukan, kualitas institusi, modal asing, dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, dalam jangka pendek, konsumsi energi tak terbarukan dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan konsumsi energi terbarukan, kualitas institusi, dan modal asing belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran energi dan faktor struktural dalam mendorong pertumbuhan ekonomi bersifat dinamis, di mana sebagian variabel membutuhkan waktu untuk memberikan dampak optimal, sehingga diperlukan kebijakan yang konsisten dan berorientasi jangka panjang guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. | en_US |