| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efektivitas proses pengadaan dan pengelolaan persediaan terhadap risiko operasional berupa stockout/kekurangan stok pada perusahaan logistik, dengan studi kasus pada Divisi General Affairs PT Yapindo Transportama. Secara khusus, penelitian ini menguji pengaruh kualitas pelaksanaan pengadaan yang mencakup perencanaan, ketepatan waktu, ketepatan jumlah dan kualitas, kinerja pemasok, serta kepatuhan terhadap SOP terhadap tingkat kejadian stockout. Penelitian ini juga menguji pengaruh kualitas pengelolaan persediaan yang mencakup perencanaan stok, pencatatan dan akurasi, pelaksanaan stock opname, penataan gudang, serta pengendalian pemakaian terhadap tingkat kejadian stockout. Selain itu, penelitian ini menganalisis pengaruh kedua aspek tersebut secara simultan terhadap risiko operasional stockout/kekurangan stok. Risiko operasional diukur menggunakan data stock opname bulanan, yaitu frekuensi dan persentase kejadian stockout/kekurangan stok. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pihak yang terlibat dalam proses pengadaan dan pengelolaan persediaan, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi stock opname bulanan. Data dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial untuk menguji hubungan antarindikator dan risiko operasional serta besaran kontribusi faktor-faktor yang diteliti dalam menjelaskan kejadian stockout. | en_US |