| dc.description.abstract | Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat korupsi di ASEAN-5 periode
2015-2024. Variabel yang dianalisis antara lain urbanisasi, human development index, regulatory
quality, dan GDP growth sebagai variabel independen, serta Corruption Perception Index sebagai
variabel dependen. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis regresi data panel. Hasil
menunjukkan bahwa human development index dan regulatory quality berpengaruh positif dan
signifikan terhadap CPI, yang berarti peningkatan kualitas manusia dan efektivitas regulasi secara
nyata mampu menurunkan tingkat korupsi di ASEAN-5. Sebaliknya, Urbanisasi dan GDP Growth
ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap korupsi di kawasan tersebut. Temuan ini
mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan konsentrasi penduduk perkotaan di ASEAN-5
belum mampu menjadi instrumen pembersih korupsi jika tidak dibarengi dengan penguatan kualitas
modal manusia dan reformasi kelembagaan yang mendalam. | en_US |