PERAN PEREMPUAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA
Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh peran perempuan terhadap ketahanan pangan di Indonesia pada tingkat provinsi selama periode 2019–2024. Ketahanan pangan diukur menggunakan Indeks Ketahanan Pangan (IKP). Variabel yang merepresentasikan peran perempuan meliputi pendapatan perempuan, rata-rata lama sekolah perempuan, Indeks Ketimpangan Gender (IKG), dan persentase perempuan bekerja di sektor pertanian, dengan PDRB per kapita dan migrasi pekerja pedesaan sebagai variabel kontrol. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lama sekolah perempuan dan persentase perempuan bekerja di sektor pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan pangan, sedangkan Indeks Ketimpangan Gender berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, pendapatan perempuan, PDRB per kapita, dan migrasi pekerja pedesaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan perempuan, pengurangan ketimpangan gender, dan peningkatan peran perempuan di sektor pertanian merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.
