PENERAPAN VALUE STREAM MAPPING DALAM UPAYA EFISIENSI WAKTU ORDER PICKING DI AREA GUDANG LANTAI 6 KRS CORPORATION
Abstract
KRS Kobe SLC menggunakan dua metode dalam melakukan order picking, route picking dan total picking. Dalam penerapannya, total picking menjadi pilihan utama di gudang lantai 6F terutama barang rita. Dengan banyaknya barang yang menuju tahap penyortiran dengan metode ini, jam kerja penyortir tidak sesuai dengan jam kerja yang diharapkan oleh perusahaan. Penerapan Value Stream mapping (VSM) diharapkan dapat mengidentifikasi waste yang ada pada proses order picking untuk kemudian ditentukan strategi pemilihan order picking yang optimal. Analisis current state mengidentifikasi pemborosan waktu akibat dominasi metode total picking, yang menyebabkan penumpukan palet (16 palet/hari) dan waktu penyortiran panjang (221 menit). Melalui future state mapping, diperkenalkan strategi hybrid (total picking untuk pesanan <20 item dan route picking untuk pesanan ≥20 item), yang berhasil mengurangi palet sortir menjadi 12 palet/hari dan memangkas waktu penyortiran 22.6% (menjadi 171 menit). Perhitungan Process Cycle Efficiency (PCE) meningkat dari 89% ke 94%, membuktikan efektivitas pendekatan ini dalam mengurangi waste dan beban kerja penyortir. Implementasi strategi ini juga menekan kebutuhan overtime karyawan, menurunkan biaya operasional, sekaligus mempertahankan kualitas layanan logistik.
