| dc.description.abstract | Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, namun sektor ini masih menghadapi tantangan struktural terkait keterbatasan akses pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyaluran kredit UMKM terhadap jumlah unit UMKM di Indonesia pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier sederhana menggunakan data cross-sectional dari 34 provinsi di Indonesia yang bersumber dari basis data CEIC. Data ditransformasikan ke dalam bentuk logaritma natural (Ln) untuk memastikan stabilitas varians dan distribusi data yang normal. Hasil penelitian melalui uji t membuktikan bahwa penyaluran kredit UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah unit UMKM. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan akses pembiayaan secara efektif mendorong pertumbuhan unit usaha baru serta mendukung keberlangsungan usaha yang telah ada. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,6234 menunjukkan bahwa 62,34% variasi jumlah unit UMKM dapat dijelaskan oleh penyaluran kredit, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model seperti kebijakan pemerintah, digitalisasi, dan kualitas sumber daya manusia.. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi komprehensif yang mengintegrasikan akses pembiayaan dengan program pendampingan usaha dan akselerasi digitalisasi untuk memperkuat ekosistem UMKM secara nasional. | en_US |