EVALUASI UNIT INTAKE PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR (IPA) LEGONG DI PDAM TIRTA ASASTA KOTA DEPOK
Abstract
Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Legong merupakan salah satu unit produksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok dengan kapasitas desain 1000 L/detik, namun kondisi aktual hanya mencapai sekitar 450 L/detik. Evaluasi terhadap unit intake menunjukkan adanya permasalahan signifikan berupa masuknya sampah plastik dan padatan kasar ke ruang pompa serta ke unit pengolahan berikutnya. Hal ini disebabkan oleh ukuran bukaan barscreen eksisting sebesar 8,5 cm dan finescreen sebesar 2,5 cm, serta kecepatan aliran masuk dan waktu detensi kolam penampung yang tidak sesuai dengan kriteria desain. Hasil evaluasi unit intake IPA Legong di Sungai Ciliwung menunjukkan sebagian besar parameter desain tidak memenuhi standar AWWA maupun SNI. Kecepatan aliran masuk lebih rendah yaitu ≤0,3 m/s dari batas kriteria desain sebesar 0,3–0,6 m/s, sehingga meningkatkan sedimentasi. Kedalaman intake (≥1,5 m) dan jarak dari dasar sungai (≥1,0 m) sesuai kriteria desain, namun barscreen dan finescreen memiliki bukaan terlalu lebar sehingga sampah tetap masuk. Waktu detensi kolam penampung juga tidak memenuhi yaitu ≤2 menit dari batas kriteria desain dengan waktu 1–2 menit. Rekomendasi perbaikan hasil evaluasi meliputi memperkecil bukaan finescreen dan barscreen, meningkatkan kecepatan aliran sebesar 0,6 m/s dengan modifikasi saluran, serta memperbesar kapasitas kolam penampung sehingga waktu detensi mencapai kriteria desain agar sistem lebih efisien.
