| dc.description.abstract | Kecelakaan kerja masih menjadi permasalahan serius di sektor industri, khususnya pada proyek konstruksi dan pekerjaan lepas pantai (offshore) yang memiliki tingkat risiko tinggi. Oleh karena itu, penerapan sistem Health, Safety, and Environment (HSE) yang terintegrasi menjadi hal yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan proyek serta melindungi tenaga kerja. Laporan ini membahas penerapan HSE Passport dan HSE Plan sebagai upaya penguatan sistem K3 pada Proyek Rejuvenation 5 Platform di PT Pertamina Maintenance & Construction. Kegiatan magang dilaksanakan selama 37 hari kerja di Divisi HSE Construction, dengan fokus pada pemantauan HSE Daily Report, pembuatan HSE Passport, serta penyusunan Job Safety Analysis (JSA). HSE Plan diterapkan melalui berbagai agenda terstruktur seperti toolbox meeting, HSSE meeting, pelaksanaan Medical Check Up (MCU) dan Daily Check Up (DCU), inspeksi rutin, audit, serta monitoring Key Performance Indicator (KPI). Sementara itu, HSE Passport berfungsi sebagai sistem verifikasi administratif untuk memastikan setiap pekerja yang memasuki area kerja telah memenuhi persyaratan kompetensi, sertifikasi, dan kesehatan (fit to work). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan HSE Plan dan HSE Passport mampu mendukung terciptanya sistem manajemen K3 yang terintegrasi, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan proyek offshore. Dengan adanya monitoring berbasis KPI dan evaluasi berkala, perusahaan dapat mengendalikan risiko secara sistematis serta meminimalkan potensi kecelakaan kerja. | en_US |