| dc.contributor.author | Sinaga, Samuel Putra Goldvist | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-12T23:02:46Z | |
| dc.date.available | 2026-02-12T23:02:46Z | |
| dc.date.issued | 2025-10-11 | |
| dc.identifier.citation | Sinaga, 2025 | en_US |
| dc.identifier.uri | https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15584 | |
| dc.description | Sektor Industri Kelapa Sawit memiliki tantangan dalam produksi secara kuantitas dan kualitas. Metode goal programming dapat menentukan dua tujuan sekaligus untuk dioptimalkan. | en_US |
| dc.description.abstract | PT Farinda Bersaudara merupakan produsen CPO yang berlokasi di Kecamatan Bongan,
Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Perusahaan menghadapi permasalahan
pada proses produksi dengan permasalahan pertama yaitu minyak sawit tidak mencapai target
21,5% untuk seluruh periode kecuali periode 14 yang mencapai target produksi 21,54% dan
permasalahan kedua yaitu FFA total melebihi target 5% pada periode 24 yaitu 5,33%. Dalam
permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan metode goal programming dengan dasar
memiliki dua tujuan dan memiliki kontradiktif antar tujuan, yang dimana tujuan pertama ingin
memaksimalkan produksi minyak sawit namun untuk tujuan kedua akan ikut bertambah yang
akan menyebabkan kontradiktif tujuan kedua yaitu meminimalkan FFA total. Goal
programming yang digunakan menggunakan software LINGO 18 untuk mendapatkan hasil
yang optimal dan mudah dipraktikkan. Hasil dari model LINGO 18 ada dua, yaitu model ideal
mendapatkan minyak sawit 21,5% namun dalam kondisi ideal sangat sulit dicapai dikarenakan
kriteria TBS yang didapatkan adalah matang 100% yang sulit dilakukan secara lapangan serta
FFA total yang didapatkan 4,667% dan model aktual yang didapatkan produksi minyak sawit
21,5% dengan memiliki FFA total 4,40%. Secara implikasi manajerial dua model yang
dilakukan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada secara optimal, saran model yang
digunakan adalah model aktual yang dapat menyelesaikan permasalahan berdasarkan kejadian
lapangan secara langsung dengan merekomendasikan perubahan SOP berdasarkan data aktual.
Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan riset lebih dalam terkait faktor lain
seperti faktor mesin, faktor distribusi perstasiun, faktor penyimpanan tangka perstasiun, data
yang digunakan lebih banyak, dan menggabungkan metode lain dengan goal programming. | en_US |
| dc.publisher | Sinaga, Samuel Putra Goldvist | en_US |
| dc.subject | Fresh Fruit Bunches (FFB), Palm Oil, FFA, Palm Oil Mill, Goal Programming | en_US |
| dc.title | ANALISIS PENGENDALIAN PROSES PRODUKSI CRUDE PALM OIL PADA PT FARINDA BERSAUDARA MENGGUNAKAN METODE GOAL PROGRAMMING | en_US |
| dc.type | Article | en_US |
| dc.type | Software | en_US |
| dc.type | Working Paper | en_US |