• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY
    • LOGISTICS ENGINEERING (TEKNIK LOGISTIK)
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS DAN PENAMBAHAN TITIK LOKASI PENGUMPULAN MINYAK JELANTAH DI KOTA JAKARTA TIMUR MENGGUNAKAN MODEL OPTIMASI LOCATION-ALLOCATION UNTUK MENDUKUNG PROGRAM SAF

    Thumbnail
    View/Open
    Sampul Penelitian Tugas Akhir (611.1Kb)
    Abstrak sampai dengan Daftar Singkatan Laporan (503.9Kb)
    Pendahuluan Penelitian (691.8Kb)
    Tinjauan Pustaka Laporan Tugas Akhir (540.9Kb)
    Metodologi Penelitian (432.4Kb)
    Hasil dan Pembahasan Laporan Tugas Akhir (1.798Mb)
    Kesimpulan dan Saran Laporan Tugas Akhir (364.9Kb)
    Lampiran dan Profil Penulis Laporan Tugas Akhir (1.773Mb)
    Daftar Pustaka Laporan Tugas Akhir (310.5Kb)
    Date
    2026-02-13
    Author
    Rahman, Fathur
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Program UCollect merupakan inisiatif pengumpulan minyak jelantah oleh Pertamina Patra Niaga untuk mendukung produksi bioavtur dalam kerangka transisi energi dan ekonomi sirkular. Namun, persebaran titik pengumpulan di Jakarta Timur masih terbatas sehingga menurunkan keterjangkauan layanan bagi sumber minyak jelantah dari pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan merekomendasikan penambahan lokasi titik pengumpulan melalui optimasi location-allocation agar cakupan layanan meningkat dan jarak tempuh pengantaran berkurang. Data yang digunakan meliputi survei dan wawancara serta data sekunder berupa sebaran UMKM, titik UCollect eksisting, batas administrasi, dan jaringan jalan. Analisis dilakukan menggunakan ArcGIS 10.8 (Network Analyst) dengan membangun network dataset berbasis jarak dan menerapkan model Maximum Coverage Location Problem (MCLP) pada variasi impedance cutoff dan jumlah fasilitas, serta skenario demand WD1. Hasil menunjukkan cakupan mencapai 64 dari 65 titik demand pada impedance cutoff 3 km. Berdasarkan evaluasi efisiensi jarak, WD1 ditetapkan sebagai skenario optimal dengan jarak rata-rata tertimbang sekitar 1,55 km, meskipun tiga titik demand belum teralokasi karena berada di luar batas jangkauan jaringan. Rekomendasi lokasi terpilih dapat menjadi dasar perencanaan penambahan titik pengumpulan minyak jelantah yang lebih merata di Jakarta Timur.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15606
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (LG)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV