USULAN RANCANGAN TATA LETAK GUDANG BARANG UMUM MENGGUNAKAN METODE CLASS BASED STORAGE (STUDI KASUS: PT SEMEN PADANG))
Abstract
Gudang yang tertata dengan baik memainkan peran penting dalam mendukung efisiensi
operasional dan kelancaran distribusi barang. Namun, gudang Barang Umum PT Semen
Padang masih menghadapi kendala dalam penataan barang akibat perubahan sistem
penyimpanan yang kurang sesuai dengan pola pergerakan barang. Penyimpanan yang tidak
mempertimbangkan frekuensi perpindahan barang menyebabkan peningkatan jarak tempuh
saat pengambilan barang, sehingga menghambat efektivitas operasional. Untuk mengatasi
permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan rancangan tata letak gudang yang lebih efisien
dengan menerapkan metode class-based storage. Melalui pendekatan ini, barang
dikelompokkan berdasarkan frekuensi pergerakan menjadi tiga kelas utama: kelas A dengan
tiga item, kelas B dengan dua item, dan kelas C dengan sepuluh item. Selain itu, terdapat
satu area free zone yang berfungsi untuk penyimpanan barang sementara. Hasil analisis
menunjukkan bahwa tata letak awal memiliki total jarak tempuh 34.289,19 meter, sedangkan
tata letak usulan mampu mengurangi jarak tempuh hingga 17.014,13 meter. Pengurangan
yang signifikan ini menunjukkan bahwa tata letak baru dapat mempercepat proses kerja,
mengoptimalkan pemanfaatan ruang, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
Dengan penerapan tata letak yang lebih terstruktur, proses penyimpanan dan pengambilan
barang menjadi lebih efisien, sehingga dapat mendukung kelancaran operasional gudang
secara keseluruhan. Selain itu, sistem ini juga berkontribusi pada peningkatan keselamatan
kerja dan kepuasan pelanggan melalui pengiriman barang yang lebih cepat dan terorganisir.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi aplikatif dalam pengelolaan gudang
untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional di PT Semen Padang.
