Analisis Kinerja dan Prediksi Keselamatan Simpang Jatiasih - Pekayon
Abstract
Pertumbuhan kendaraan bermotor yang pesat di Kota Bekasi menyebabkan peningkatan volume lalu lintas yang signifikan, khususnya pada simpang bersinyal seperti Simpang Jatiasih–Pekayon. Simpang ini sering mengalami antrean panjang, tundaan tinggi, serta potensi konflik lalu lintas yang dapat memicu kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis operasional simpang menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta mengevaluasi tingkat keselamatan lalu lintas. Data primer diperoleh dari survei lapangan meliputi volume lalu lintas, geometri simpang, waktu siklus sinyal, panjang antrean, dan tundaan, sedangkan data sekunder mencakup rekam kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan bahwa simpang berada pada kondisi oversaturated dengan derajat kejenuhan (DS) 1,1–1,2, tundaan rata-rata 90,43 detik/smp, panjang antrean maksimum hingga 170 m, dan tingkat pelayanan (LOS) F. Tingkat keselamatan dinilai rendah karena potensi konflik tinggi, perilaku pelanggaran sinyal, serta tren peningkatan kecelakaan berdasarkan data historis 2020–2025 dan proyeksi hingga 2035. Rekomendasi meliputi optimalisasi pengaturan sinyal, pelebaran lajur, penambahan fasilitas keselamatan pejalan kaki, serta penegakan disiplin lalu lintas untuk meningkatkan kinerja dan keselamatan simpang.
