| dc.description.abstract | Kecamatan Jabon di Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan kualitas air tanah cukup parah akibat pengaruh limpasan lumpur Lapindo. Salah satu inisiatif yang lahir dari program ini adalah Lambo Jernih, yaitu alat filtrasi air yang memanfaatkan lumpur Lapindo sebagai media penyaring. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dalam mengintegrasikan aspek teknis, kewirausahaan, dan keberlanjutan ke dalam ide bisnis. Selama pelaksanaan, tim “Lambo Jernih” memperoleh bimbingan dalam hal validasi masalah, analisis pasar, desain produk, strategi produksi, hingga penyusunan model bisnis.Model bisnis Lambo Jernih dirancang dengan pendekatan Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C) agar dapat menjangkau pasar secara luas. Untuk segmen B2B, sasaran utama adalah program Corporate Social Responsibility (CSR), Pemerintah Daerah (Pemda), dan BUMDes, sementara pada segmen B2C, produk ditujukan bagi masyarakat rumah tangga di daerah yang memiliki kualitas air rendah. Dengan mengubah lumpur Lapindo menjadi media filtrasi air, inovasi ini tidak hanya menjawab tantangan pencemaran logam berat, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Program ini memperkuat konsep ekonomi sirkular, meningkatkan akses air bersih, dan memperluas kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi layak dan pengelolaan limbah berkelanjutan. | en_US |