ANALISIS PREFERENSI KETAHANAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DI KOTA GORONTALO
Abstract
Peningkatan permasalahan sampah perkotaan di Kota Gorontalo berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, kesehatan, dan sosial apabila tidak dikelola secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai ketahanan masyarakat dalam pengelolaan sampah sebagai dasar perumusan kebijakan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan masyarakat terhadap pengelolaan sampah, mengidentifikasi aspek yang perlu dipertahankan dan diperbaiki, serta merumuskan rekomendasi kebijakan guna meningkatkan kinerja pengelolaan sampah di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner terhadap masyarakat Kota Gorontalo. Metode analisis yang digunakan meliputi
Importance Performance Analysis (IPA) untuk menilai tingkat kepentingan dan kinerja layanan pengelolaan sampah, serta regresi probit dan logit untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga. Hasil analisis IPA menunjukkan adanya kesenjangan antara tingkat kepentingan dan kinerja pada beberapa aspek pengelolaan sampah, terutama terkait penegakan sanksi, kepastian jadwal pengangkutan, dan ketersediaan layanan pendukung. Hasil regresi probit–logit menunjukkan bahwa ketahanan masyarakat dalam pengelolaan sampah dipengaruhi secara signifikan oleh perilaku dan kebiasaan sehari-hari, khususnya kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, persepsi terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta bentuk partisipasi masyarakat. Temuan ini menunjukkan
bahwa ketahanan masyarakat lebih banyak dibentuk melalui internalisasi perilaku positif di tingkat rumah tangga dibandingkan dengan keterlibatan dalam kegiatan lingkungan yang bersifat komunal. Berdasarkan hasil tersebut, rekomendasi kebijakan diarahkan pada penguatan sistem layanan persampahan, penegakan aturan yang konsisten, penyediaan fasilitas pemilahan sampah, serta peningkatan komunikasi layanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja pengelolaan sampah sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapipermasalahan persampahan di Kota Gorontalo.
