| dc.description.abstract | Pertumbuhan trafik data yang sangat pesat akibat perkembangan layanan digital, Internet of Things
(IoT), serta kebutuhan komunikasi berkecepatan tinggi mendorong implementasi teknologi jaringan
generasi kelima (5G). Untuk memenuhi tuntutan kapasitas dan latency yang rendah, 5G memanfaatkan
spektrum frekuensi tinggi pada pita millimeter wave (mmWave), khususnya 28 GHz dan 60 GHz, yang
menawarkan bandwidth besar namun memiliki tantangan berupa redaman propagasi yang tinggi dan
keterbatasan cakupan layanan. Oleh karena itu, diperlukan analisis kinerja untuk mengetahui
karakteristik dan potensi masing-masing frekuensi dalam mendukung sistem komunikasi 5G. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan cakupan serta performansi sistem Multiple Input
Multiple Output (MIMO) pada frekuensi 28 GHz dan 60 GHz. Metode yang digunakan adalah
pemodelan dan simulasi dengan parameter evaluasi berupa pathloss, Signal to Interference plus Noise
Ratio (SINR), total throughput, minimum throughput, dan efisiensi energi pada skenario jaringan
outdoor. Berdasarkan hasil simulasi, frekuensi 28 GHz menunjukkan nilai pathloss yang lebih rendah
sehingga menghasilkan cakupan area yang lebih luas dan stabil. Sementara itu, frekuensi 60 GHz
mampu menghasilkan throughput total yang lebih tinggi karena dukungan bandwidth yang lebih besar,
namun dengan jangkauan yang lebih terbatas. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan karakteristik
performansi antara kedua frekuensi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan layanan jaringan 5G. | en_US |