ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU (ISO 9001:2015) PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT BSD (STUDI KASUS: PT X)
Abstract
ISO 9001:2015 merupakan standar internasional sistem manajemen mutu yang berlandaskan prinsip fokus pada pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan personel, pendekatan proses, perbaikan berkelanjutan, pengambilan keputusan berbasis bukti, dan manajemen hubungan. Standar ini telah banyak diterapkan di berbagai sektor, termasuk proyek konstruksi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan, pengaruh klausul-klausul ISO 9001:2015, serta hambatan dalam implementasinya pada proyek pembangunan rumah sakit BSD. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara offline kepada 55 responden yang terlibat dalam proyek. Data dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 29.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 berada pada kategori “cukup” dengan nilai 21,278 (rentang 19,879–22,677), yang mengindikasikan implementasi telah berjalan namun belum optimal. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan sangat reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,984.
Berdasarkan analisis regresi linear berganda didapatkan hasil Y = 16,005 - 0,319X1 – 0,486X2 + 0,284X3 + 0,299X4 + 0,081X5 + 0,008X6 + 0,319X7 Secara parsial, perencanaan, dukungan, operasional, evaluasi kinerja, dan peningkatan berkelanjutan berpengaruh positif, sedangkan konteks organisasi dan kepemimpinan berpengaruh negatif. Sumbangan relatif terbesar berasal dari klausul dukungan (49,14%) dengan menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 82,8%.
Faktor penghambat utama terletak pada klausul konteks organisasi dan kepemimpinan, terutama pada pemahaman isu internal–eksternal, penetapan ruang lingkup, serta komitmen manajemen puncak. Kondisi ini menunjukkan bahwa budaya mutu belum terbentuk secara optimal, mengingat organisasi baru memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 pada tahun 2025
