| dc.description.abstract | Sistem Manajemen Lingkungan (SML) dapat menjadi alat bantu bagi suatu organisasi/perusahaan untuk mengendalikan dampak kegiatan operasionalnya terhadap lingkungan secara berkelanjutan. Adapun kegiatan operasional di Bengkel Pemeliharaan Tabung LPG (BPT-LPG) menghasilkan limbah, baik Limbah B3 maupun Limbah Non-B3 yang cukup signifikan seiring dengan tingginya kapasitas produksi harian. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mempelajari penerapan SML di BPT-LPG berdasarkan standar internasional ISO 14001:2015. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, studi dokumen perusahaan dan studi literatur lainnya, serta analisis kesesuaian. Hasil magang menunjukkan bahwa penerapan SML di BPT-LPG PT Pertamina Maintenance & Construction telah sesuai dengan standar internasional ISO 14001:2015, serta memenuhi regulasi nasional seperti UU No. 32 Tahun 2009 dan PP No. 22 Tahun 2021. Seluruh bukti objektif terkait implementasi SML yang mencakup catatan conformity maupun non-conformity juga telah dipelihara dengan baik. Namun berdasarkan kegiatan observasi lapangan, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian dalam pengendalian operasional seperti adanya ceceran cat di area workshop, tingginya kadar toluene di BPT-LPG Tangerang, serta penyimpanan drum Limbah B3 di area workhop akibat TPSLB3 yang kurang memadai. Kesenjangan ini bukan disebabkan karena ketidakadanya prosedur formal ataupun legalitas, tetapi lebih kepada aspek konsistensi implementasinya. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem bersifat dinamis dan senantiasa terbuka untuk selalu melakukan perbaikan di masa mendatang. | en_US |