ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN SAMPAH LAUT MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DI KOTA BATAM
Abstract
Permasalahan sampah laut di Kota Batam merupakan isu lingkungan yang bersifat kompleks karena dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat pesisir, keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah, serta kondisi wilayah yang berada di kawasan perbatasan. Keberhasilan pengelolaan sampah laut tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas dan kebijakan pemerintah, tetapi juga sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam mendukung upaya pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah laut di Kota Batam dari perspektif ketahanan masyarakat dengan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan masyarakat untuk beroartisipasi, termasuk Willingness to Pay (WTP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kota Batam. Tahap pre-test dilakukan pada 70 responden untuk menguji validitas dan realibilitas instrumen, sedangkan pada tahap actual test melibatkan 405 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Data tersebut dianalisis menggunakan metode IPA untuk memetakan tingkat kepentingan dan kinerja berbagai atribut pengelolaan sampah laut, serta regresi probit dan logit untuk menelaah pengaruh faktor perilaku, kebiasaan, dan karakteristik sosiodemografi terhadap WTP masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa atribut penyediaan temoat sampah pesisir dan karung sampah termasuk dalam kuadran yang menjadi prioritas perbaikan, sedangkan kegiatan edukasi pengelolaan sampah laut dan pengembangan pelabuhan ramah lingkungan berada pada kuadran yang perlu dipertahankan. Selain itu, tingkat pendidikan dan penghasilan memiliki pengaruh signifikan terhadap kesediaan masyarakat untuk berpartisipasi serta membayar iuran pengelolaan sampah laut. Berdasarkan hasil analisis tersebut, penelitian ini merekomendasikan peningkatan ketersediaan fasilitas di kawasan pesisir, penguatan program edukasi yang menekankan perubahan perilaku, serta pengembangan sistem pengangkutan sampah laut berbasis pelabuhan. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah laut di Kota Batam.
