Show simple item record

dc.date.accessioned2026-02-20T04:21:45Z
dc.date.available2026-02-20T04:21:45Z
dc.date.issued2026-02-05
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15710
dc.description.abstractRumah sakit memegang peranan vital dalam pelayanan kesehatan masyarakat, namun aktivitasnya secara konsisten menghasilkan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang memerlukan penanganan khusus demi mencegah risiko lingkungan dan kesehatan. Laporan kerja praktik ini disusun untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis B3 padat di RSUD dr. TC Hillers Maumere serta mengkaji tingkat kesesuaiannya dengan regulasi pemerintah yang berlaku. Melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi, evaluasi dilakukan dengan meninjau seluruh alur pengelolaan mulai dari sumber hingga pemusnahan akhir. Data timbulan selama periode Juni hingga Agustus 2025 menunjukkan akumulasi limbah infeksius sebesar 7.312,35 kg, limbah patologis 47 kg, dan limbah benda tajam sebanyak 648,67 kg. Secara operasional, RSUD dr. TC Hillers telah mengimplementasikan pemilahan menggunakan wadah berkode warna, pengangkutan internal yang tertutup, serta penyimpanan di TPS B3 berizin. Tahap akhir pengolahan dilakukan secara mandiri menggunakan insinerator pada suhu 800–1200°C untuk memastikan pemusnahan sifat infeksius limbah. Hasil evaluasi menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah di rumah sakit ini telah berupaya sejalan dengan PP No. 101 Tahun 2014, yang didukung oleh penatausahaan *logbook* dan pelaporan neraca limbah secara berkala untuk meminimalisir dampak pencemaran lingkungan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectLimbah Medis B3 Padat, Pengelolaan Limbah, Evaluasi, Neraca Limbahen_US
dc.titleEVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS B3 PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. TC HILLERS MAUMERE, KABUPATEN SIKKAen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record