PERAMALAN DAN PENENTUAN KUANTITAS PEMESANAN YANG OPTIMAL DENGAN METODE EKSPONENTIAL SMOOTHING DAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA PRODUK SEALANT (Studi Kasus : PT. Dirgantara Indonesia)
Abstract
PT Dirgantara Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri pesawat terbang. Dalam kegiatan operasionalnya, pengendalian persediaan memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan lini produksi serta memaksimalkan keuntungan perusahaan. Salah satu produk yang pengendalian persediaannya belum berjalan dengan baik adalah produk sealant, sehingga terjadi penumpukan persediaan di gudang yang berpotensi menyebabkan peningkatan biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pengendalian persediaan produk sealant untuk memenuhi kebutuhan produksi, meminimalkan total biaya persediaan, serta memprediksi kebutuhan produk sealant pada tahun 2026. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Single Exponential Smoothing untuk peramalan permintaan dan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menentukan kebijakan pemesanan yang optimal. Hasil pengujian prediksi permintaan menunjukkan bahwa teknik Single Eksponential Smoothing dengan nilai parameter α = 0,5 merupakan metode terbaik karena menghasilkan nilai Mean Absolute Error (MAE) terkecil sebesar 2392,65. Berdasarkan penerapan metode EOQ, diperoleh kuantitas pemesanan optimal produk sealant sebesar 10.009,598 gram per pemesanan dengan titik pemesanan kembali (Reorder Point) sebesar 167.028 gram. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu meminimalkan total biaya persediaan secara signifikan, masing-masing sebesar 83,2%, 1327,03%, dan 255,47% pada tiap tahun pengamatan. Selain itu, metode peramalan terbaik untuk memprediksi kebutuhan produk sealant tahun 2026 adalah Single Exponential Smoothing dengan α = 0,5 dan nilai MAE sebesar 2392,65.
