| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan
dari ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang diekstraksi menggunakan
metode Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) berbasis Natural Deep Eutectic Solvent
(NADES). Pelarut NADES yang digunakan merupakan campuran kolin klorida dan asam
oksalat dengan rasio bahan terhadap pelarut sebesar 1:10. Proses ekstraksi dilakukan dengan
variasi suhu 30 dan 40 °C serta waktu ekstraksi 20, 30, 40, dan 60 menit. Analisis kadar
flavonoid total dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dan dinyatakan
sebagai mg QE/g ekstrak, sedangkan aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH
dan dinyatakan sebagai nilai IC₅₀.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi ekstraksi berpengaruh terhadap kadar
flavonoid total dan aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah naga. Kadar flavonoid total
tertinggi diperoleh pada suhu 30 °C dan waktu ekstraksi 30 menit, yaitu sebesar 39,1209 mg
QE/g ekstrak, sedangkan pada suhu 40 °C kadar flavonoid total maksimum diperoleh sebesar
31,9716 mg QE/g ekstrak pada waktu ekstraksi yang sama. Aktivitas antioksidan terbaik
ditunjukkan oleh nilai IC₅₀ terendah sebesar 145,61 ppm, yang diperoleh pada suhu 30 °C
dan waktu ekstraksi 60 menit, menunjukkan kemampuan peredaman radikal bebas yang
lebih kuat dibandingkan kondisi lainnya. Hubungan antara kadar flavonoid total dan
aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa peningkatan kandungan flavonoid berkontribusi
terhadap peningkatan aktivitas antioksidan.
Secara keseluruhan, metode UAE berbasis NADES terbukti efektif dalam mengekstraksi
senyawa flavonoid dari kulit buah naga merah serta menghasilkan aktivitas antioksidan yang
tergolong sedang hingga kuat. Penelitian ini menunjukkan potensi pemanfaatan limbah kulit
buah naga sebagai sumber senyawa bioaktif alami dengan pendekatan ekstraksi yang efisien
dan ramah lingkungan. | en_US |