• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INFRASTRUCTURE PLANNING
    • CIVIL ENGINEERING (TEKNIK SIPIL)
    • DISSERTATIONS AND THESES (CV)
    • View Item
    •   DSpace Home
    • FACULTY OF INFRASTRUCTURE PLANNING
    • CIVIL ENGINEERING (TEKNIK SIPIL)
    • DISSERTATIONS AND THESES (CV)
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    ANALISIS VARIASI PENGGUNAAN KADAR BIOPOLIMER XANTHAN GUM PADA TANAH KOHESIF EKSPANSIF TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS (UCS)

    Thumbnail
    View/Open
    Bagian Sampul.pdf (429.5Kb)
    Abstrak dan Daftar Konten.pdf (797.5Kb)
    BAB I.pdf (608.1Kb)
    BAB II.pdf (831.7Kb)
    BAB III.pdf (1.174Mb)
    BAB IV.pdf (1.058Mb)
    BAB V.pdf (490.8Kb)
    Date
    2026-02-24
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Tanah kohesif ekspansif memiliki sifat kembang–susut yang signifikan akibat perubahan kadar air, sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan pada konstruksi geoteknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan biopolimer xanthan gum terhadap peningkatan kuat tekan bebas tanah ekspansif dari Malingping dan Cikeusik–Cibaliung. Estimasi sifat ekspansivitas tanah dilakukan berdasarkan data penelitian terdahulu melalui metode tidak langsung menggunakan parameter batas Atterberg dan metode langsung menggunakan nilai indeks ekspansi. Stabilisasi tanah dilakukan dengan variasi kadar xanthan gum sebesar 0,5%–1,5% melalui metode pencampuran basah, kemudian diuji kuat tekan bebas pada waktu pemeraman 1, 3, 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan xanthan gum secara umum meningkatkan nilai kuat tekan bebas seiring bertambahnya waktu pemeraman. Nilai optimal pada batas pengujian 28 hari diperoleh pada kadar xanthan gum 0,75%, yang menghasilkan peningkatan kekuatan paling signifikan. Peningkatan kekuatan tidak hanya dipengaruhi oleh penurunan kadar air selama pemeraman, tetapi juga oleh pembentukan matriks tanah–biopolimer yang meningkatkan ikatan antarpartikel tanah. Temuan ini menunjukkan bahwa xanthan gum berpotensi sebagai bahan stabilisasi tanah ekspansif, meskipun kontrol kadar air dan metode pemeraman menjadi faktor penting dalam memperoleh hasil yang konsisten.
    URI
    https://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/15745
    Collections
    • DISSERTATIONS AND THESES (CV)

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV