ANALISIS DESAIN STRUKTUR PIPERACK RECAUSTICISING PLANT PADA PROYEK IKK
Abstract
Perkembangan industri manufaktur di Indonesia, khususnya pada sektor pulp dan kertas, mendorong kebutuhan akan infrastruktur yang lebih efisien serta memenuhi standar teknis yang berlaku. Salah satu komponen penting dalam fasilitas industri adalah piperack, yaitu struktur baja yang berfungsi sebagai jalur penopang sistem perpipaan untuk distribusi fluida. Laporan kerja praktik ini berfokus pada analisis desain struktur piperack di Recausticizing Plant pada proyek Indah Kiat Karawang (IKK) yang dilaksanakan di PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills. Metode yang digunakan dalam analisis meliputi pemodelan struktur menggunakan SAP2000, penyesuaian pembebanan berdasarkan standar ASCE 7-16, serta optimasi dimensi profil baja guna meningkatkan efisiensi penggunaan material dan biaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan standar desain GuoBiao (GB) dari China menghasilkan nilai stress ratio yang relatif rendah, sehingga kurang optimal dari sisi efisiensi material dan biaya. Melalui optimasi menggunakan standar SNI 1729:2019 dengan pendekatan desain LRFD, diperoleh peningkatan nilai stress ratio menjadi lebih efisien tanpa mengurangi integritas struktur. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan kode desain yang sesuai dengan kondisi lokal sangat berpengaruh terhadap efisiensi perancangan struktur. Optimasi profil baja terbukti mampu menurunkan total berat material dari 115,19 ton menjadi 61,47 ton, sehingga meningkatkan efisiensi proyek secara signifikan. Rekomendasi utama dari laporan ini adalah pentingnya penyesuaian standar desain terhadap lokasi geografis dan kondisi seismik setempat, serta penerapan metode optimasi dalam perancangan struktur piperack guna mendukung keberlanjutan konstruksi.
