ANALISIS TERJADINYA DEFECT BURRY PADA PART DOOR TRIM MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI PT SUGITY CREATIVES
Abstract
Proses injection molding merupakan salah satu metode utama dalam industri manufaktur otomotif untuk memproduksi komponen plastik dengan tingkat presisi dan jumlah produksi yang tinggi. Namun, dalam pelaksanaannya masih sering ditemukan cacat produksi (defect) yang dapat menurunkan kualitas produk, salah satunya adalah defect burry. Laporan kerja praktik ini membahas analisis terjadinya defect burry pada part door trim yang diproduksi menggunakan mesin resin injection molding di PT Sugity Creatives. Metode yang digunakan dalam analisis adalah Root Cause Analysis (RCA) dengan pendekatan diagram fishbone dan metode 5W+1H untuk mengidentifikasi akar permasalahan secara sistematis.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di area produksi (genba), wawancara dengan pihak utility, serta studi literatur yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya defect burry adalah penurunan tekanan clamping unit yang disebabkan oleh kebocoran pada seal silinder hidrolik. Kondisi tersebut mengakibatkan mold tidak tertutup secara optimal sehingga material resin keluar dari area parting line saat proses injeksi berlangsung. Berdasarkan hasil analisis, disarankan adanya peningkatan pengendalian tekanan clamping melalui verifikasi berkala menggunakan pressure gauge eksternal, penambahan poin inspeksi pada check sheet perawatan, serta pelatihan ulang operator terkait pengoperasian mesin sesuai standar operasional prosedur (SOP). Diharapkan hasil analisis ini dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi dalam upaya peningkatan kualitas produk serta keandalan mesin injection molding di perusahaan.
