ANALISIS PENGUKURAN KINERJA OPERASIONAL BONGKAR MUAT PETI KEMAS MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (STUDI KASUS: PT. PRIMA MULTI TERMINAL)
Abstract
Kinerja operasional bongkar muat peti kemas di PT Prima Multi Terminal menghadapi permasalahan berupa pemanfaatan fasilitas dan peralatan yang belum optimal, ditandai dengan adanya kapasitas infrastruktur yang tidak terpakai secara maksimal, penurunan frekuensi kunjungan kapal, serta kondisi peralatan bongkar muat yang sering mengalami gangguan. Selain itu, evaluasi kinerja yang dilakukan sebelumnya belum mampu mengukur tingkat efisiensi operasional secara objektif dan komprehensif antar unit kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi kinerja operasional bongkar muat peti kemas menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Metode yang digunakan adalah DEA-BCC dengan asumsi Variable Return to Scale (VRS) dan ouput- oriented. Variabel input meliputi panjang dermaga, luas lapangan penumpukan peti kemas, jumlah quay crane, dan jumlah yard crane, sedangkan variabel output berupa container throughput. Decision Making Units (DMU) yang dianalisis adalah Terminal Belawan dan Terminal Kuala Tanjung. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan tingkat efisiensi antar DMU, di mana beberapa unit telah beroperasi secara efisien sementara unit lainnya masih belum efisien akibat pemanfaatan sumber daya dan skala operasional yang belum optimal. Analisis DEA juga mengidentifikasi potensi perbaikan melalui peningkatan produktivitas operasional tanpa memerlukan penambahan infrastruktur baru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan manajerial dalam upaya peningkatan efisiensi dan kinerja operasional PT Prima Multi Terminal.
