Show simple item record

dc.contributor.authorSasongko, Dimas Wahyu
dc.date.accessioned2021-02-15T10:10:20Z
dc.date.available2021-02-15T10:10:20Z
dc.date.issued2019
dc.identifier.citationAPA Citationen_US
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/3041
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengalisis Risk Priority Number (RPN) terhadap keandalan sistem kompresor udara di Onshore Receiving Facility (ORF) milik PT Nusantara Regas dengan metode Failure Mode and Effect (FMEA). Risk Priority Number (RPN) adalah hasil dari FMEA yang merupakan hasil kalkulasi dari kriteria keparahan (severity), kejadian (occurrence), dan deteksi (detection). Pengambilan data penulis lakukan dari dokumen perusahaan yang berupa laporan berita acara preventive maintenance air compressor package dan juga dari hasil wawancara dengan tim engineering dan tim maintenance yang berada di kantor pusat maupun di area ORF. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keandalan sistem kompresor udara di ORF PT. Nusantara Regas menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) masih memenuhi standar operasi karena nilai RPN masih di bawah 200 yang merupakan standar nilai kritis. Nilai RPN rata-rata tertinggi terdapat pada separator scavenge screen line dan orifice sebesar 165, rata-rata nilai RPN tertinggi kedua adalah blowdown valve (BDV) sebesar 107. Menurut Diagram Pareto, separator scavenge screen dan orifice dan juga BDV merupakan komponen yang perlu mendapat perhatian dan tindakan penanganan masalah karena mewakili 80% penyebab masalah yang timbul.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherDimas Wahyu Sasongkoen_US
dc.titleAnalisis Keandalan Air Screw Oil-Flooded Compressor Menggunakan Metode Failure Mode Effect and Analysis (FMEA) di Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang PT Nusantara Regasen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record