Pemanfaatan Karbon Dioksida (CO2) Untuk Meningkatkan Produksi Metana Dari Lapisan Batu Bara di Indonesia Melalui Teknologi Enhanced Coalbed Methane
Abstract
Penelitian ini membahas pemanfaatan karbon dioksida (CO₂) untuk meningkatkan produksi metana dari lapisan batu bara di Indonesia melalui teknologi Enhanced Coalbed Methane (ECBM). Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi ekstraksi metana tetapi juga berkontribusi dalam mitigasi emisi karbon. Studi ini mencakup proses aktivasi batu bara menggunakan Potassium Hydroxide (KOH) untuk memperbesar kapasitas adsorpsi gas, dengan evaluasi karakteristik adsorben berdasarkan analisis termal, struktur kristal, serta luas permukaan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi KOH mampu meningkatkan luas permukaan batu bara hingga 1598 m²/g, yang secara signifikan meningkatkan kapasitas penyerapan CO₂ dan CH₄. Pengujian adsorpsi isotermal menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi CO₂ meningkat hingga 12 mmol/g pada tekanan tinggi. Selain itu, pengaruh temperatur pada adsorpsi menunjukkan bahwa peningkatan suhu dari 30°C ke 60°C menurunkan efisiensi adsorpsi CO₂, sesuai dengan karakteristik eksotermik adsorpsi fisik. Dengan potensi cadangan CBM Indonesia yang besar, kombinasi teknologi ECBM dan aktivasi batu bara menunjukkan efisiensi tinggi dalam mendukung pengurangan emisi karbon serta peningkatan produksi energi berkelanjutan. Temuan ini memberikan solusi inovatif bagi industri energi Indonesia dalam menghadapi tantangan dekarbonisasi dan efisiensi energi.