Analisis Distribusi Fasies dan Karakterisasi Reservoir Pada Area X, Sub-Cekungan Lower Kutai, Cekungan Kutai, Kalimantan Timur
Abstract
Cekungan Kutai Bawah berada pada daerah Delta Mahakam. Pada sub-cekungan ini didominasi oleh endapan delta progradasi,sedimen halus dan sedimen distal flood. Formasi Balikpapan pada Cekungan Kutai merupakan salah satu formasi dengan multi reservoir prospek dan terdapat cadangan hidrokarbon. Penelitian ini dilakukan dengan interpretasi data sumur dan seismik 3D bertujuan untuk melihat gambaran mengenai distribusi fasies serta karakteristik reservoir pada area-X. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis seismik 3D untuk atribut seismik dan analisis petrofisika. Hasil penelitian terdiri dari 3 litofasies berupa distributary channel, moutbar, dan tidal channel dan tergabung dalam lingkungan pengendapan delta dengan pola elektrofasies berupa funnel, bell dan cylindrical. Batas kronostratigrafi meliputi Maximum Flooding Surface (MFS), sequence boundary (SB), Flooding Surface (FS-1 dan FS-2). Hasil dari karakterisasi reservoir memiliki nilai lumping dari parameter petrofisika sebagai berikut nilai volume serpih (5%), porositas (13%), dan saturasi air (73%). Pada area penelitian
rata-rata nilai cut-off pada volume serpih sebesar 0.3, porositas sebesar 0.08, dan saturasi air sebesar 0.8. Nilai rata-rata dari porositas pada area penelitian menurut Koesoemadinata (1980) termasuk ke dalam reservoir yang cukup. Hasil dari atribut
spectral decomposition menunjukkan adanya perkembangan channel ke arah timur dan timurlaut, serta hasil dari RMS amplitude menunjukkan banyaknya brighspot yang muncul ke arah timur di sekitar area sumur SA-1 sampai SA-4. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat adanya zona prospek hidrokarbon pada sekitar area-X tepatnya ke arah timur dari sumur SA-1 sampai SA-4.