ANALISIS KARAKTERISTIK OVERPRESSURE PADA LAPANGAN X, CEKUNGAN SUMATRA UTARA
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Lapangan X seluas ±1210 km2, berada di Cekungan Sumatra
disusun oleh Formasi Keutapang dan Baong. Lapangan ini diketahui memiliki indikasi
overpressure yang ditunjukkan oleh nilai tekanan pori yang lebih besar dibandingkan tekanan
hidrostatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi zona overpressure
pada Formasi Keutapang dan Baong melalui estimasi nilai tekanan pori dengan menggunakan
data wireline log, menentukan persebaran kedalaman puncak overpressure, menentukan
mekanisme terbentuknya overpressure, menganalisis faktor-faktor geologi yang
menyebabkan overpressurese sehingga dapat memberikan perencanaan pengeboran yang
lebih baik di daerah penelitian.
Metodologi penelitian dibagi dalam beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap
pengumpulan data dengan menggunakan data berupa wireline log, laporan pengeboran, data
suhu, data reflektansi vitrinit, data seismik 3D, dan berat lumpur. Selanjutnya tahap
pengolahan data pada tiga sumur (SV-01, SV-02, SV-03) dengan melakukan penentuan
interval serpih, perhitungan tekanan, penentuan tren kompaksi, plot silang log sehingga
menghasilkan estimasi nilai tekanan pori, kedalaman puncak overpressure, mekanisme
pembentuk overpressure, dan hubungan geologi dengan overpressure, kemudian dilakukan
tahapan penyusunan laporan.
Berdasarkan pengolahan data dan hasil analisis, didapatkan bahwa seluruh sumur penelitian
memiliki indikasi overpressure. Kedalaman pertama kemunculan overpressure memiliki
rentang dari 626-1576 meter pada Formasi Baong interval serpih dari ketiga sumur penelitian.
Estimasi nilai tekanan pori sebesar 1183-5100 psi/m yang mekanisme pembentuknya berupa
mekanisme loading dan non-loading. Mekanisme loading pada daerah penelitian disebabkan
oleh kecepatan sedimentasi yang tinggi, sedangkan mekanisme non-loading pada daerah
penelitian disebabkan oleh perubahan mineral smektit menjadi ilit.