Analisis Prediksi Water Breakthrough pada Sumur Vertikal dan Horizontal Melalui Simulasi Reservoir dengan Software CMG
Abstract
Fenomena water coning dan water breakthrough menjadi salah satu tantangan utama dalam optimalisasi produksi minyak, terutama pada reservoir dengan dukungan akuifer aktif. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan membandingkan sensitivitas water breakthrough pada sumur vertikal dan sumur horizontal menggunakan pendekatan simulasi reservoir berbasis software CMG dan perhitungan analitis. Simulasi dilakukan pada beberapa konfigurasi sumur horizontal dengan trajectory yang berbeda untuk mengetahui pengaruh desain sumur terhadap waktu breakthrough, laju alir kritis, dan perubahan water cut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sumur horizontal, khususnya dengan trajectory flat (Horizontal Flat), memiliki toleransi lebih tinggi terhadap coning dibandingkan sumur vertikal yang mengalami breakthrough lebih awal. Perhitungan analitis menggunakan metode Meyer, Joshi, dan Papatzacos digunakan untuk menghitung laju alir kritis dan waktu breakthrough sebagai pembanding terhadap simulasi numerik. Perbandingan antar metode menunjukkan bahwa simulasi memberikan hasil lebih realistis, sementara metode analitis tetap relevan sebagai pendekatan awal. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan pemahaman penting terkait desain sumur yang optimal guna meminimalkan risiko water coning dan meningkatkan efisiensi produksi minyak