Show simple item record

dc.contributor.authorYoga Adithama, Rifalji
dc.date.accessioned2025-08-13T12:50:35Z
dc.date.available2025-08-13T12:50:35Z
dc.date.issued2025-08-13
dc.identifier.urihttps://library.universitaspertamina.ac.id//xmlui/handle/123456789/14727
dc.description.abstractPenelitian ini menganalisis kondisi geologi dan hidrogeologi di Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan kondisi geologi dan hidrogeologi hingga akuifer di bawah permukaan. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi persiapan, pemetaan lapangan, analisis data, interpretasi data, dan penyusunan laporan. Analisis geologi dan geomorfologi menunjukkan bahwa area penelitian terdiri dari empat satuan batuan dan enam satuan geomorfologi. Empat satuan batuan tersebut yaitu, Aluvial dan Endapan Pantai (Holosen), Satuan Batugamping (Miosen Tengah), Tuf (Miosen Tengah), Satuan Andesit (Miosen Tengah). Enam satuan geomorfologi yang teridentifikasi adalah Satuan Perbukitan Karst, Satuan Dataran Karst, Satuan Punggungan Aliran Lava, Satuan Dataran Aluvial, Satuan Dataran Pantai, dan Satuan Perbukitan Menara. Berdasarkan analisis hidrogeologi, kualitas airtanah di daerah ini dinilai tidak layak untuk konsumsi didasarkan pada beberapa parameter yaitu Total Dissolved Solids (TDS) memiliki rentang nilai 165-6520 ppm menurut klasifikasi Permenkes No. 2 Tahun 2023, menunjukkan air tidak layak konsumsi, Daya Hantar Listrik (DHL) memiliki rentang 240-2940 µs yang menurut klasifikasi Saeni 1989, menunjukkan kondisi air payau, nilai pH air berada dalam rentang 6,58-8,4 menurut Permenkes No. 2 Tahun 2023, masih dikategorikan aman. Aliran airtanah bergerak dari tenggara ke tengah area penelitian dan barat laut ke area tengah penelitian, dengan kedalaman muka airtanah (MAT) berkisar antara 2,1 hingga 15,3 meter di atas permukaan laut (Mdpl). Hasil geolistrik dari tiga lokasi (GL-WK-007, GL-WK-008, dan GL SRN-015) mengidentifikasi potensi akuifer di litologi Batugamping Kalsirudit, dengan perkiraan kedalaman muka airtanah antara 10 hingga 13 meter.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectDaya Hantar Listrik (DHL), Geologi, Kekar Kolom, Labuan Bajo, Total Dissolved Solid (TDS).en_US
dc.titleSTUDI GEOLOGI DAN HIDROGEOLOGI UNTUK IDENTIFIKASI KUALITAS AIRTANAH LABUAN BAJO, KECAMATAN KOMODO, KABUPATEN MANGGARAI BARAT, NUSA TENGGARA TIMURen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record