ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH BERDASARKAN DATA SPT PADA PROYEK PEMBANGUNGAN JETTY DI DAERAH BENETE , SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT
Abstract
Rifqi Fadhlurrahman Asmandha. 101218112. Analisis Daya Dukung Tanah Berdasarkan Data
Spt Pada Proyek Pembangungan Jetty Di Daerah Benete , Sumbawa Barat, Nusa Tenggara
Barat.
Penelitian geoteknik di wilayah Benete, Sumbawa Barat, dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik
tanah berdasarkan data pengeboran di lima titik (BH-TRES 2, BH-TRES 3, BH-MD 1, BH-MD 06,
dan BH-Jetty Head). Hasil analisis menunjukkan variasi gradasi ukuran butir, dengan dominasi fraksi
pasir dan lanau-lempung serta kandungan gravel signifikan pada beberapa kedalaman. Kadar air
berkisar antara 21,30% hingga 45%, meningkat seiring kedalaman pada tanah berbutir halus. Nilai
batas Atterberg menunjukkan plastisitas rendah, dengan klasifikasi dominan lempung plastis rendah
(CL) dan lanau plastis rendah (ML). Uji triaksial mengindikasikan kohesi rendah (0,43–0,56 kPa)
dan sudut geser dalam sedang hingga tinggi (23°–31,3°), tergantung komposisi tanah dan kadar air.
Daya dukung tanah (Qult) bervariasi antara 12.600 hingga 36.000 kN, mencerminkan pentingnya
pemilihan lokasi pondasi yang tepat. Analisis likuifaksi menunjukkan potensi tinggi pada kedalaman
0–13 meter akibat dominasi pasir lepas dan tanah jenuh air, diperparah oleh kondisi tektonik aktif
regional. Oleh karena itu, mitigasi melalui perbaikan tanah dan penyesuaian desain fondasi sangat
disarankan untuk memastikan kestabilan struktur di wilayah ini.